Berita Semarang
Pickleball Hadir di Kota Semarang: Olahraga Ramah Segala Usia
Pickleball di Kota Semarang ini memiliki keunggulan karena dapat dimainkan oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang lanjut usia.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dunia olahraga di Kota Semarang terus berkembang dengan hadirnya berbagai cabang olahraga yang semakin beragam.
Setelah olahraga padel yang menjamur di Kota Semarang, olahraga lain yang menarik perhatian adalah pickleball.
Olahraga ini memadukan unsur tenis, bulu tangkis, dan tenis meja dalam satu permainan yang dinamis serta menyenangkan.
Baca juga: Liga Askot 2026 Jadi Ajang Pembinaan dan Pencarian Bibit Pesepak Bola Muda Semarang
Tren olahraga yang telah terlebih dahulu berkembang di sejumlah negara seperti Singapura dan Malaysia tersebut diharapkan mendapatkan tempat di kalangan masyarakat Kota Semarang.
Tidak hanya menawarkan aktivitas fisik yang menyehatkan, pickleball juga menghadirkan suasana sosial yang membuat olahraga menjadi lebih menyenangkan dan mudah diakses berbagai kalangan usia.
Salah satu pusat aktivitas pickleball yang mulai ramai dikunjungi adalah DinkDonk yang berada di kawasan Candi Golf, Jangli, Semarang.
Venue ini menghadirkan empat lapangan sekaligus. Menjadikannya salah satu fasilitas pickleball dengan jumlah court terbanyak di Kota Semarang.
Manager Operasional DinkDonk Semarang, Indah Prastiwi mengatakan bahwa pickleball memiliki keunggulan karena dapat dimainkan oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang lanjut usia.
“Pickleball dapat dimainkan oleh segala jenis usia mulai dari anak-anak, dewasa, hingga orangtua dengan bola yang lebih ringan dibanding bola tenis,” kata Indah, Minggu (14/6/2026).
Menurut Indah, olahraga ini relatif mudah dipelajari sehingga cocok bagi masyarakat yang baru ingin memulai aktivitas olahraga.
Ukuran lapangan yang tidak terlalu besar juga membuat permainan lebih nyaman dimainkan secara rekreasional maupun kompetitif.
• Meski Ekonomi Lesu Pola Belanja Rekreasi Keluarga di Semarang Tetap Terjaga
Fenomena meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga berbasis komunitas turut menjadi peluang bagi perkembangan pickleball di Semarang.
Selain menyehatkan, olahraga ini menghadirkan ruang interaksi sosial yang membuat pemain dapat berolahraga sekaligus membangun jejaring pertemanan baru.
Untuk mendukung pengenalan olahraga ini kepada masyarakat, DinkDonk juga mulai menghadirkan instruktur yang siap mendampingi pemain pemula mulai pertengahan Juni 2026.
Kehadiran pelatih diharapkan dapat mempercepat proses adaptasi sekaligus meningkatkan kualitas permainan para peserta.
Secara teknis, pickleball dimainkan menggunakan paddle atau raket padat serta bola plastik ringan berlubang.
Lapangannya berukuran hampir sama dengan lapangan bulu tangkis, namun menggunakan net yang lebih rendah dibandingkan tenis. (*)
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Minggu 14 Juni 2026: Pagi Cerah Berawan, Sore Berpotensi Hujan Ringan |
|
|---|
| Pentolan Aktivis 98 Budiman Sudjatmiko Minta Mahasiswa Pahami Cita-cita Besar Prabowo Subianto |
|
|---|
| Gugatan Rp16 M, Kuasa Hukum Yoyok Sukawi Soroti Permintaan Sita Aset Rp107,7 Miliar |
|
|---|
| Ratusan Warga Ikut Baca Senyap di Gramedia Jalma Semarang KPG Sebut Literasi Jadi Ruang Rawat Nalar |
|
|---|
| Dari Takut Jadi Penasaran, Hafifah Akhirnya Berani Memegang Ular di Tengah Mal Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260614-_-Pickleball-DinkDonk-Candi-Golf-Semarang.jpg)