Selasa, 16 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kabupaten Semarang

Jalan Rusak Wringinputih Semarang Dicor Beton Mulai Pekan Depan

Kerusakan jalan di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang bakal diperbaiki menggunakan cor beton mulai pekan depan.

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Eka Yulianti Fajlin
DITUMPUK BATU - Kondisi jalan di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang yang ditumpuk batu dan pohon pisang sebagai aksi protes atas kerusakan jalan, Selasa (16/6/2026). Perbaikan jalan tersebut bakal dilakukan mulai pekan depan. 

"Semoga komitmen yang sudah dibangun ini dijalankan oleh masing-masing pihak. Prosesnya akan terus diawasi, baik oleh legislatif maupun eksekutif," tuturnya.

DIPASANG BATU - Jalan raya di Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang dipasang batu sebagai bentuk protes warga terhadap kondisi jalan sekaligus meminimalisir kerusakan yang lebih parah, Kamis (11/6/2026)
DIPASANG BATU - Jalan raya di Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang dipasang batu sebagai bentuk protes warga terhadap kondisi jalan sekaligus meminimalisir kerusakan yang lebih parah, Kamis (11/6/2026) (TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN )

Protes Warga

Diberitakan sebelumnya, pemandangan tak biasa terlihat di Jalan Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Sepanjang hampir satu kilometer, batu pondasi menumpuk di sejumlah titik badan jalan dengan batang pohon pisang tertancap di atasnya sebagai penanda.

Kondisi jalan di sejumlah titik nampak berlubang. Di tengah kondisi tersebut, truk-truk pengangkut hasil tambang masih hilir mudik melintas. 

Saat truk-truk bermuatan besar melintas, kendaraan lain terpaksa mengurangi kecepatan dan bergantian lewat. 

Ketua RT 05 RW 01 Wringinputih, Winarto (42) mengatakan, pemasangan batu di badan jalan merupakan inisiatif warga yang sudah lama resah dengan kondisi jalan rusak dan debu yang ditimbulkan kendaraan berat.

Batu-batu yang ditempatkan di badan jalan tersebut dipasang secara swadaya oleh warga sekitar.

Langkah itu kesepakatan bersama warga Wringinputih yang selama ini terdampak kondisi jalan tersebut.

Ada 20 RT di Wringinputih yang telah sepakat memasang batu sebagai bentuk protes.

Sementara, ada lima RT di jalur tersebut yakni RT 01, RT 02, RT 04, RT 05, dan RT 07.

Baca juga: Harga Pertamax di Indonesia Paling Murah, Mahasiswa Unissula Semarang: Jangan Bodohi Kami

Polisi Blokir Aset Eks Karyawan Mandiri Taspen Purwokerto Terkait Investasi Bodong

"Kalau yang berada di pinggir jalan ada lima RT. Mereka yang merasakan langsung dampaknya karena setiap hari harus menghadapi debu, jalan rusak, dan lalu lalang truk besar," katanya, Kamis (11/6/2026).

Winarto menuturkan, kerusakan jalan diduga dipicu tingginya intensitas truk pengangkut material tambang yang melintas setiap hari dengan muatan penuh.

Kondisi tersebut, kata dia, telah berlangsung hampir dua tahun terakhir.

"Truknya lalu lalang nggak terhitung. Itu truk besar-besar bawa material," ungkapnya.

Tak hanya mengganggu kenyamanan warga, jalan rusak tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved