Berita Solo
Respati Ardi: Karnaval Budaya Hingga Solo Bersholawat Tetap Digelar Nanti Malam
Meski menetapkan kondisi tanggap darurat hingga 5 September 2025, Respati Ardi memastikan karnaval budaya tetap akan berjalan nanti malam.
Penulis: Ardianti WS | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Wali Kota Surakarta, Respati Ardi menegaskan situasi masif aman dan kondusif.
Meski menetapkan kondisi tanggap darurat hingga 5 September 2025, Respati menyebut jika karnaval budaya tetap akan berjalan.
“Status tanggap darurat selama tujuh hari sejak Sabtu (30/8/2025) setelah peristiwa demo dan perusakan fasilitas umum sampai gedung Sekretariat DPRD Kota Surakarta."
"Tetapi kota ini tetap aman, kegiatan tetap jalan” ujarnya, Minggu (31/8/2025).
Baca juga: Janji Ketua DPRD Solo Pasca Demo Rusuh: Kami Tetap Terima Aspirasi Masyarakat
Respati Ardi membeberkan, penetapan status tanggap darurat sesuai hasil rapat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surakarta pada Sabtu (30/8/2025).
Respati menambahkan, status tanggap darurat merupakan keperluan administrasi, namun segala kegiatan di Kota Surakarta tetap berjalan.
Menurutnya, hal ini agar warga tidak salah persepsi dengan status tanggap darurat yang merupakan keperluan administratif.
Pemkot Surakarta memastikan semua rutinitas, termasuk event berlangsung normal.
Respati Ardi mengatakan, instruksi yang diberikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi itu untuk memastikan kondusivitas di kabupaten dan kota wilayah masing-masing.
“Ini bersama Gubernur Jateng mengarah terkait pengamanan di setiap wilayah."
"Pengecekan kondusivitas dari pemerintah dan masyarakat."
"Termasuk keterlibatan masyarakat untuk menjaga kotanya, wilayahnya masing-masing,” ujarnya.
Terkait dugaan keterlibatan pelajar dalam aksi demo, Respati Ardi mengimbau agar orangtua dan pihak sekolah memberikan pengawasan.
“Kami ingatkan bahwa tanggung jawab anak-anak ini adalah orangtua."
"Karenanya, kami di Kota Surakarta akan meminta orangtua untuk kooperatif menjaga anaknya,” katanya.
| Viral Cuitan Sales Dikepruk Tarif Parkir Rp10 Ribu di Solo, Nominal Karcis Dicoret Spidol |
|
|---|
| Solo Raya Terkepung Banjir, 109 Orang Terpaksa Tidur di Pengungsian |
|
|---|
| Solo dan Sukoharjo Kebanjiran, BPBD: Curah Hujan Tinggi, Banjir Kiriman dari Boyolali, Tanggul Jebol |
|
|---|
| Sejumlah Wilayah Solo dan Sukoharjo Banjir Setelah Hujan Deras Beberapa Jam, Air Setinggi Pinggang |
|
|---|
| Pemuda Jebres Solo Babak Belur Dikeroyok, Pelaku Tak Terima Ditegur saat Mobil Lawan Arus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250831-_-Wali-Kota-Surakarta-Respati-Ardi.jpg)