Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Hasil Panen Petani Boyolali dan Klaten Meningkat Lewat Program Sustainable Rice Platform

Koalisi Rakyat Untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) dan Rikolto Indonesia berkolaborasi untuk mengembangka

Tayang:
Penulis: Ardianti WS | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG/Ardianti Woro Seto
KEMBANGKAN SRP - Koalisi Rakyat Untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) dan Rikolto Indonesia berkolaborasi untuk mengembangkan Program Sustainable Rice Platform (SRP) di Soloraya. Para petani mendapat edukasi secara langsung dan merasakan peningkatan panen melalui program SRP. 

Program ini terbukti membawa dampak sosial yang luas. Selain memperkuat solidaritas antarpetani, keberadaan koperasi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa di sekitar wilayah binaan Rikolto.

Rikolto Indonesia tidak hanya bekerja pada sektor padi. Organisasi ini memiliki tiga fokus utama, yakni Padi Berkelanjutan, Kakao dan Kopi Berkelanjutan, serta Kota Cerdas Pangan (Food Smart City).

Ia menambahkan, ini merupakan inovasi dan kebijakan pangan yang berpihak pada petani kecil menjadi kunci dalam membangun sistem pangan yang tangguh.

Pendekatan Rikolto terbukti membawa dampak signifikan. Petani di wilayah dampingan kini menikmati peningkatan hasil panen hingga 20 persen, sementara harga jual gabah meningkat di atas harga pasar umum.

Lebih dari itu, penerapan metode SRP juga menurunkan penggunaan pupuk kimia dan pestisida sintetis, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan lingkungan.

Dengan semangat kolaboratif bersama KRKP dan berbagai mitra lokal, Rikolto Indonesia berkomitmen untuk terus memperluas dampak positifnya di wilayah lain di Indonesia, membawa misi besar menuju sistem pangan nasional yang berkeadilan, tangguh, dan berkelanjutan.

Nana Suhartono, Programme Manager Rikolto Indonesia, menjelaskan bahwa organisasi tersebut telah menjalin kemitraan kuat dengan empat koperasi produsen di dua provinsi, yaitu Asosiasi Petani Organik Boyolali (APOB) dan Aliansi Petani Padi Organik Boyolali (APPOLI) di Kabupaten Boyolali dan Koperasi Tani Pangan Lestari (KTPL) di Kabupaten Klaten.

Sejak dimulai tahun 2019, saat ini kami telah membina 4.336 petani dengan luasan lahan mencapai 2.413 hektar

Rikolto mulai menerapkan model pertanian berkelanjutan SRP ini sejak 2023 melalui program demplot (demonstration plot) di tujuh petak sawah.

Kini, di tahun 2025, program tersebut telah bergerak untuk mencakup seluruh desa mitra, berfokus pada pertanian berkelanjutan.

Salah satu kunci sukses program ini adalah kolaborasi dengan pemerintah daerah dan edukasi intensif kepada petani.

Rikolto aktif berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali dan Klaten untuk mengembangkan penggunaan pupuk organik dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Hasil Petani meningkat melalui edukasi

Kepala Desa Pojok, Fitrianto, mengungkapkan bahwa sejak diterapkannya program tersebut setahun terakhir, produktivitas padi warga meningkat signifikan.

“Dengan adanya program SRP ini, manfaatnya sangat luar biasa. Para petani di Desa Pojok merasakan hasil panen yang meningkat hampir dua kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujar Fitrianto.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved