Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Update Viral Mahasiswi UNS Dipaksa Buka Pakaian saat Main Game, Inikah Sosok Terduga Pelaku?

Proses penanganan UNS sudah memasuki tahap penelaahan materi selama tujuh hari sejak laporan diterima pada Senin (1/12/2025).

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
GERBANG UNS - Ilustrasi Gerbang masuk Universitas Sebelas Maret (UNS). 

"Dikarenakan sudah terlalu ramai dan sudah tidak nyaman untuk mengerjakan skripsi, mereka memutuskan bermain game agar suasana tidak terlalu membosankan."

"Hal ini juga dilakukan tanpa alkohol maupun obat-obatan terlarang."

"Game yang dipilih adalah Truth or Dare (ToD), yang itu adalah permainan biasa."

"Namun tanpa alasan yang jelas dan tanpa diketahui korban sebelumnya, arah permainan ToD malah berubah menjadi "dare" yang bernuansa seksual dan mesum," lanjut dalam tulisan keterangan unggahan. 

Kejadian pelecehan pun terjadi saat korban yang merupakan satu-satunya perempuan bermain game tantangan dimana yang kalah harus membuka pakaian.

"Karena game undercover ini dimainkan secara tim, korban yang merupakan perempuan sendiri di antara para pelaku, sering dijatuhkan dan dibuat selalu kalah."

"Setiap kali kalah, "dare" yang diberikan selalu semakin tidak pantas dan semakin mengarah ke pelecehan."

"Sampai akhirnya korban dipaksa untuk membuka baju oleh para pelaku yang secara sadar tanpa pengaruh alkohol maupun obat-obat terlarang," tulis keterangan lanjutan.

Lantaran menolak hal itu, korban sampai sempat berteriak hingga merontak saat tangan, kaki, dan mulutnya dipegang oleh teman-temannya.

"Tangan dan kaki korban dipegang erat, mulut korban ditutup, dan mereka memaksa korban mengikuti "dare" tersebut sambil terus berusaha membuka."

"Yang lebih menyakitkan, mereka bahkan melontarkan beberapa kata verbal yang menyinggung dengan dalih "bercanda" dan "sportivitas" permainan untuk mengikuti hukuman."

"Dengan seluruh tenaga yang dipunyai, korban berusaha melawan dengan teriak meskipun mulutnya ditutup, dengan berusaha menjambak, menggigit, mencakar, dan berontak untuk melepaskan diri dari para pelaku," jelas keterangan unggahan. (*)

Sumber TribunSolo.com

Sumber: Tribun Solo
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved