Tribunjateng Hari ini
Dua Kubu Keraton Solo Rapat Bersama dengan Pemkot Solo
Dua kubu Keraton Solo mendatangi Balai Kota Solo, pada Senin (15/12/2025), untuk membahas peresmian Panggung Songgobuwono dan Museum.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
“Di dalam kelembagaan, siapa tupoksinya (tugas pokok dan fungsi—Red), itu yang rawuh," ujar dia.
Sekda Solo, Budi Murtono, mengatakan Pemkot Solo melalui Wali Kota menerima surat dari Maha Menteri Keraton Solo, Kanjeng Gusti Panembahan Agung Tedjowulan, untuk membantu dukungan kegiatan keraton.
"Prinsipnya kemarin Wali Kota itu mendapat surat dari Kanjeng Gusti Tedjowulan untuk mohon bantuan dukungan pengamanan kegiatan," kata Budi.
Agar kegiatan peresmian Panggung Songgobuwono dan Museum berjalan lancar, katanya, Pemkot Solo menginisiasi rapat dengan mengundang keluarga besar Keraton Solo.
"Kami menginisiasi rapat ini biar semua pihak yang terlibat di keraton itu bisa tahu dan sepakat besok bisa berjalan dengan lancar," sambungnya.
Canggung
Momen canggung terjadi saat PB XIV Hangabehi disalami oleh kakak tertuanya, GKR Panembahan Timoer Rumbai Kusuma Dewayani, yang kini mendukung PB XIV Hamengkunegoro.
Momen itu terjadi seusai rapat di Ruang Rapat Wali Kota Solo, Senin.
Gusti Timoer menghampiri Hangabehi dan menyalaminya.
Ia bertegur sapa sambil bercanda dengan adiknya tersebut.
“Ini adik saya. Mau dipegang seperti ini saya alhamdulillah,” ungkap Gusti Timoer.
Putri sulung PB XIII itu menegaskan, tetap bersaudara meski berbeda sikap terkait penerus takhta.
Ia juga terbuka jika sewaktu-waktu Hangabehi ingin menjalin komunikasi.
“Namanya juga tetap saudara. Itu adik saya. Hanya ingin kalau beliau berbicara dengan saya, saya persilakan. Waktu tujuh harian masih (bertemu),” terang Gusti Timoer.
Sementara itu, Hangabehi menjelaskan, sudah sewajarnya sesama kerabat dalem bertegur sapa.
| Investasi Industri Logam Dasar Senilai Rp 800 Miliar Masuk Kawasan Industri Terpadu Batang |
|
|---|
| Sorot Alih Fungsi Lahan, Pemkab Wonosobo Perkuat Kolaborasi CSR untuk Hadapi Krisis Lingkungan |
|
|---|
| Dita Kembangkan Jajanan Khas Lumpia Semarang Mini, Sehari Ludes 5.000 Biji Berkat Pemasaran Digital |
|
|---|
| Dua Orang Tewas Setelah Hiace Seruduk Truk di Tol Semarang-Solo |
|
|---|
| Andri Ramawi Ikuti Langkah Alfredo Mundur dari PSIS Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Edisi-16-Desember-2025.jpg)