TOPIK
Gempa Guncang Cianjur
-
Di antara puing reruntuhan bangunan di Kampung Kuta Wetan, Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, sejoli mengucap ijab kabul.
-
Empat jenazah korban gempa Cianjur, Jawa Barat, ditemukan tim SAR gabungan di lokasi longsor Cijedil RT 03, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.
-
Asep (39), ayahnya Dika mengatakan, saat gempa tersebut, anaknya sedang tidur bersama istrinya di dalam rumah.
-
Bertambahnya jumlah korban meninggal dunia ini diketahui seusai Tim Basarnas menemukan 3 jenazah yang tertimbun longsor akibat gempa.
-
Pertambahan jumlah korban jiwa disebabkan oleh adanya 17 jenazah yang ditemukan per Jumat (25/11/2022) di wilayah gempa.
-
Untuk mendistribusikan bantuan produk, Sido Muncul dibantu pihak TNI dari Korem 061 Surya Kencana yang dipimpin oleh Brigjen TNI Rudi Saladin
-
Rajawali Nusindo menyumbangkan bahan pangan bersama ID Food Grup melalui Satgas BUMN Jasa Marga sebanyak 3 truk.
-
Selama empat jam terkubur reruntuhan, Nur hanya bisa pasrah dan tak henti-henti memanjatkan doa berharap ada malaikat yang menolongnya.
-
Semula keluarga berencana menggunakan tiga ambulans, tetapi dibatalkan karena tarifnya mencapai Rp 18 juta. Akhirnya cuma 1 ambulans.
-
Tujuh korban dibawa pulang ke kampung halaman menggunakan mobil ambulans bertuliskan Baitu Nuri Al Aminah Yayasan Mujahidin Pegawai Pertanian.
-
Ketujuh korban kemudian dibawa pulang menggunakan ambulans dan sampai ke kampung halaman pada Selasa (22/11/2022).
-
Longsor akibat gempa ini berlokasi di jalur Puncak yang posisinya berada di antara Kampung Pos dan Kampung Cugenang, Desa Cijedil.
-
Tiga orang mendengar suara rintihan perempuan meminta tolong di lokasi rumah yang ambruk akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022).
-
Kepala Kantor Basarnas Cilacap, Adah Sudarsa menuturkan, 15 personil telah diberangkatkan dari Cilacap pada Senin (21/11/2022) sekira pukul 17.00.
-
Daryono mengungkapkan wilayah Kabupaten Cianjur terakhir kali diguncang gempa pada 12 Juli 2000 dengan magnitudo 5,1.
-
BMKG belum bisa memastikan gempa magnitudo 5,6 di Cianjur berasal dari aktivitas atau pergerakan sesar Cimandiri atau sesar Padalarang.
-
Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, korban meninggal akibat gempa M 5,6 di Cianjur, Jawa Barat, bertambah menjadi 56 orang.