TOPIK
Novel Baswedan Diserang
-
Teka‑teki kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, mulai tersibak
-
Saat mendapat libur kerja, sehari sebelum kejadian, AL mengaku di rumah nonton televisi bersama tiga orang lainnya
-
Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial AL yang diduga merupakan pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan
-
Pihak keluarga mendesak aparat kepolisian menangkap pelaku penyiraman air keras kepada penyidik KPK, Novel Baswedan
-
Namun Boy mengingatkan bukan berarti dua orang tersebut adalah pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan pada Selasa, 11 April 2017 lalu.
-
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan masih menjalani perawatan di Singapura setelah disiram air keras
-
Menurut Yudi, anak dan istri Novel, Rina Emilda tidak ada di rumah. Namun dia tidak menyebutkan di mana keberadaan Rina dan anak-anaknya saat ini.
-
Pengawalan dari awal juga sudah, tetapi sekarang memang lebih diperketat. Kami ini sebenarnya ada pengawalan, saya malah tidak tahu jumlahnya
-
Pengobatan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan bakal menelan biaya besar. Apalagi, pengobatan Novel di Singapura
-
Dalam kesempatan itu, Agus turut didampingi oleh Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief dan mantan Wakil ketua KPK, Indriyanto Seno Adji
-
Puluhan mahasiswa dari berbagai universitas di Semarang yang tergabung dalam Aliansi Lawan Korupsi Jateng berkumpul di jalan Pahlawan.
-
Kejadian yang menimpa Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan ditanggapi berbeda oleh anggota DPR RI yang satu ini
-
Kami konsultasikan kepada pihak dokter dan mereka setuju Pak Novel dibawa ke Singapura. Mudah-mudahan kondisi beliau cepat sembuh seperti semula
-
Menurutnya, apabila diperlukan, rumah penyelidik, penyidik, dan penuntut umum PKP juga akan dijaga serta dipatroli oleh polsek setempat.
-
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan mengalami peristiwa mengenaskan
-
Sang istri, Rina Emilda, tak kuasa menahan kesedihannya untuk melepas sang suami yang menjalankan pengobatan di Singapura.
-
Diserang dua orang tak dikenal menggunakan air keras, ternyata Penyidik KPK Novel Baswedan baru saja menerima kabar bahagia
-
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan disiram air keras oleh dua orang tak dikenal pada, Selasa (11/4/2017) subuh
-
Usai kasus itu mereda dan Novel dibebaskan teror terhadap sepupu Anies Baswedan ini belum berhenti
-
"Setiap hari ada orang yang tidak dikenal mengawasi rumah Novel," ujar Dahnil
-
Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara mengenai kasus penyiraman air keras yang menimpa Penyidik KPK, Novel Baswedan
-
Sebagai anggota keluarga besar AR Baswedan, nama Novel bukan nama baru di kancah perpolitikan dalam negeri
-
Pertama kali kena soal motor mau ditabrak, yang kedua diproses ketika di (Kor) Lantas, yang ketiga diproses lagi karena ditersangkakan waktu itu
-
"Pak Novel karena kepanasan (disiram air keras), lari ke masjid. Dia mungkin enggak lihat, nabrak pohon," ujar Wisnu di sekitar lokasi penyiraman.
-
Kepada Koordinator KontraS, Harris Azhar, penyidik senior KPK Novel Baswedan sempat bercerita saat dijenguk usai disiram air keras
-
Pada Januari 2007 ditugaskan sebagai penyidik untuk KPK. Selama berkiprah sebagai penyidik KPK sudah banyak yang dilakukan Novel.
-
Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol Dwiyono mengatakan bahwa pihaknya saat ini sudah memanggil empat orang saksi untuk diperiksa.
-
Terbukti, hingga Selasa pagi ini, nama Novel Baswedan paling dicari di jagat maya, khususnya jejaring sosial Twitter.
-
Laode M Syarif juga meminta agar bukan hanya pelaku penyerangan air keras yang diusut tapi juga aktor intelektualnya.
-
Apung meminta Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian segera menangkap pelaku