Selasa, 16 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

40 Guru Kudus dan Demak Dilatih Coding

40 guru dari 20 sekolah Kudus Raya mengikuti pelatihan coding bertajuk Computational Thinking dan Unplugged Coding "Tangible" di Kabupaten Kudus.

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
PENUTUPAN PELATIHAN - Guru jenjang SD, SMP, dan SMA sederajat mengikuti penutupan pelatihan coding bertajuk Computational Thinking dan Unplugged Coding "Tangible" di Kabupaten Kudus, Selasa (7/10/2025). Pelatihan kali ini diikuti 40 guru dari 20 sekolah di Kudus dan sekitarnya. 

Dari segi materi, para guru diajak kritis dengan kemasan kegiatan yang lebih interaktif untuk bisa memahami coding dalam dunia pendidikan.

"Kami juga diajarkan dalam merancang skema pendidikan coding dengan penerapan pada semua mapel."

"Selanjutnya akan kami terapkan di sekolah kami," tuturnya.

Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris menyampaikan, peran guru sangat besar dalam memastikan dan mencetak anak didik Generasi Emas 2045.

Kata dia, inovasi dan kreasi perlu dilakukan dalam memajukan pendidikan di Indonesia, khusus di Kabupaten Kudus.

Salah satunya pelatihan para guru untuk pendidikan lebih maju.

"Nantinya diharapkan ada pelatihan-pelatihan lagi yang diberikan kepada guru."

"Karena peran guru cukup besar dalam mencerdaskan bangsa," ucapnya.

Baca juga: Siapkan Generasi Melek Digital, Puluhan Guru Dilatih Pemrograman dan Coding di Kudus

Baca juga: H-5 Pembukaan PON Bela Diri 2025: GOR Djarum Kudus Mulai Disulap, Venue Siap Tampung 2.656 Atlet

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof Abdul Mu'ti menuturkan, satu dari tiga hal yang bisa diupayakan dalam memajukan pendidikan adalah melatih guru.

Dimana kunci kemajuan pendidikan ada pada sosok guru.

Sedangkan sarpras yang juga sebagai prioritas Presiden menjadi sarana pendukung, termasuk revitalisasi dan digitalisasi.

Bagaimana guru sejatinya difasilitasi mengenai sertifikasi, peningkatan kualifikasi dan kompetensi, dimulai dengan pelatihan coding dan AI.

Selain itu, lanjut Prof Mu'ti, prinsip partisipasi semesta dengan dukungan masyarakat semaksimal mungkin menjadi kunci program Kementerian berjalan maksimal untuk kemajuan pendidikan.

Tanpa itu, bukan tidak mungkin target dari pencapaian program-program yang telah dirancang tidak tercapai (terpenuhi).

"Dan yang ketiga adalah mengajarkan coding dan AI mulai dari SD."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
VS
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved