Sabtu, 16 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Bupati Kudus Instruksikan Pendataan Disabilitas di Tiap Desa

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menginstruksikan adanya pendataan penyandang disabilitas di setiap desa.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/PEMKAB KUDUS
JALAN BERSAMA - Bupati Kudus Sam'ani Intakoris (tengah topi hitam) jalan bersama dengan para penyandang disabilitas dalam Festival Hari Disabilitas Internasional 2025 di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (30/11/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menginstruksikan adanya pendataan penyandang disabilitas di setiap desa.

Dengan adanya data yang valid, pihaknya dalam melakukan intervensi atas para penyandang disabilitas bisa lebih tepat sasaran.

Bagi Sam’ani, para penyandang disabilitas memiliki hak yang sama, termasuk hak untuk mendapatkan akses kesehatan maupun kebahagiaan.

Dengan ini, pihaknya juga menjanjikan adanya regulasi turunan untuk menjamin hak-hak para penyandang disabilitas di Kabupaten Kudus.

Baca juga: Sosok Saga Siswa Inklusi Kudus, Jajaki Kompetisi Nasional Bidang Sains dan Bahasa Inggris

“Kami ingin memastikan setiap penyandang disabilitas mendapatkan hak yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih cita-citanya."

"Dukungan ini akan terus kami kuatkan melalui regulasi dan layanan yang lebih inklusif,” kata Sam’ani dalam pembukaan Festival Hari Disabilitas Internasional 2025 di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (30/11/2025).

Termasuk, lanjut Sam’ani, para penyandang disabilitas juga berhak untuk mendapatkan pelayanan publik yang prima.

Untuk itu, pihaknya komitmen untuk menghadirkan pelayanan inklusif.

Kemudian dalam kesempatan ini psikolog dari Dinsos Jateng, Naily Fitriani mengapresiasi langkah yang digulirkan oleh Pemkab Kudus berikut pada sponsor yang mendukung adanya festival ini.

Karena menurutnya, penyandang disabilitas bisa menjadi subjek dalam perubahan. Apalagi ada dukungan dari pemerintah setempat, tentu mereka akan lebih merasa diperhatikan.

“Disabilitas adalah agent of change. Kegiatan ini memberikan semangat baru bagi para difabel."

"Dukungan keluarga dan pemerintah sangat penting agar kemampuan mereka semakin tereksplorasi dan stigma negatif dapat dihilangkan,” kata Naily.

Baca juga: Jalan Protokol di Kudus Diaspal Ulang, Target Selesai Pertengahan Desember

Ketua Panitia dari Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK), Anjas Pramono berterima kasih kepada Pemkab Kudus atas komitmen dan dukungan yang diberikan. 

Menurutnya, kehadiran pemerintah menjadi energi besar dalam upaya mewujudkan daerah yang ramah dan inklusif.

“Terima kasih kepada Pemkab Kudus atas perhatian yang luar biasa terhadap penyandang disabilitas."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved