Berita Kudus
Pedagang Pasar Bitingan Kudus Sudah Melunak, Siap Pindah ke Pasar Saerah?
Polemik program relokasi pedagang Pasar Bitingan Kudus yang sempat memanas dalam beberapa waktu terakhir, kini berangsur mereda.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Polemik program relokasi pedagang Pasar Bitingan Kudus yang sempat memanas dalam beberapa waktu terakhir, kini berangsur mereda.
658 pedagang sudah mendaftar di Pasar Saerah, tempat tujuan relokasi pedagang sayur dan basah di Pasar Bitingan.
Jumlah tersebut bahkan sudah melebihi kapasitas daya tampung Pasar Saerah yang hanya 545 pedagang, baik penyewaaan kios maupun los.
Baca juga: Terjual 4 Kali Lipat dari Harga Limit, Bongkaran Gedung Eks SMPN 3 Kudus Laku Rp206,6 Juta
• Viral, Mahasiswi UNS Korban Pelecehan, Dipaksa Buka Pakaian Gegara Kalah Main Game
Perwakilan Pengelola Pasar Saerah Kudus, Muhammad Faiz menyampaikan, antusias pedagang cukup tinggi sejak pendaftaran dibuka pertama kali.
Bahkan kondisi sosialisasi perpindahan pedagang yang sempat memanas beberapa waktu lalu, tidak mempengaruhi pedagang yang berkeinginan pindah ke Pasar Saerah.
Kata dia, dari jumlah pedagang yang sudah mendaftar, akan diverifikasi lapangan untuk menentukan pedagang yang lolos dan berhak menempati lapak atau kios di Pasar Saerah.
Diutamakan pedagang sayur malam di Pasar Bitingan yang tidak memiliki kios atau los. Setelahnya pedagang basah di lantai dua Pasar Bitingan.
"Saat ini, pihak Pasar Saerah lebih mengakomodir pedagang sayur Pasar Bitingan. Sebagaimana sesuai kesepakatan antara Pemkab Kudus dan pengelola Pasar Saerah," terangnya, Jumat (5/12/2025).
Muhammad Faiz menegaskan, proses verifikasi sangat dibutuhkan untuk memastikan validitas data pedagang. Mengingat daya tampung di Pasar Saerah terbatas.
Kata dia, sejauh ini pedagang yang sudah terverifikasi ada 352 orang dari total pendaftar.
Artinya, masih ada kuota sekira 193 kios atau los yang masih kosong dan terbuka bagi pedagang dari Pasar Bitingan secara prioritas.
Proses verifikasi dilakukan di antaranya dengan cara mendatangi lokasi Pasar Bitingan pada malam hari untuk memastikan pemilik KTP berjualan di sana.
"Sementara ini kami berikan satu kios atau los, karena kami memastikan seluruh pedagang sayur di Pasar Bitingan bisa tertampung semua. Ke depan bisa dilakukan pembicaraan lebih lanjut," jelasnya.
Baca juga: Upaya Pencegahan Banjir Digencarkan, Saluran Drainase Jalan Protokol di Kudus Jadi Sasaran
• Kronologi Tabrak Lari di Bandungan Semarang, Pengendara Motor Tewas Terseret Mobil
Sejauh ini, lanjut Faiz, mayoritas pendaftar memilih untuk menyewa lapak los dibandingkan dengan kios. Di antaranya karena faktor retribusi los lebih rendah hanya Rp18.000 per hari dibandingkan retribusi sewa kios Rp50.000 per hari.
Pendaftaran pedagang akan terus berjalan, sementara proses verifikasi pedagang tetap berlangsung.
Pasar Bitingan
Relokasi Pedagang Pasar Bitingan
Pasar Saerah
Pemkab Kudus
tribunjateng.com
Deni Setiawan
| Masih Ada Jabatan Kepala Dinas yang Kosong, Pemkab Kudus Akan Kembali Buka Seleksi |
|
|---|
| Belajar Lewat Layar Lebar, Ratusan Guru dan Kepala Sekolah Nonton Film Cyberbullying di Bioskop |
|
|---|
| Eko Djumartono Resmi Jabat Sekda Kudus: Tancap Gas Evaluasi Belanja Pegawai |
|
|---|
| Bupati Kudus Ajak ASN Bike to Work, Dorong Hidup Sehat dan Hemat Energi |
|
|---|
| Wacana WFH dan WFA, Bupati Kudus: Tidak Boleh Kurangi Kualitas Pelayanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251127-_-Pasar-Saerah-Kudus.jpg)