Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Ketua DPRD Dorong Semua OPD di Kudus Support Program MBG

DPRD Kudus dorong OPD bisa optimalkan pendapatan, penghematan anggaran, pencarian sumber pendapatan lain, juga mendukung program pusat.

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Saiful Ma sum
BERIKAN ARAHAN - Ketua DPRD Kudus, H Masan memberikan arahan dalam retreat bertajuk "Wawasan Kebangsaan dan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara", Minggu (7/12/2025) di Pijar Park Kudus. Retreat diikuti jajaran Forkopimda, kepala OPD, Kepala BUMD, dan seluruh pejabat eselon II dan eselon III di Lingkungan Pemkab Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Ketua DPRD Kabupaten Kudus, H Masan menyampaikan, DPRD memiliki tiga fungsi pokok dalam membantu jalannya pemerintahan. Satu di antaranya adalah fungsi penganggaran.

Beberapa poin yang didorong DPRD kepada OPD adalah optimalisasi pendapatan daerah, penghematan anggaran, pencarian sumber pendapatan lain, juga mendukung program Pemerintah Pusat.

MBG merupakan salah satu program pusat yang harus didukung pemerintah daerah.

Baca juga: Pemkab Kudus Gelar Retreat 2 Hari, Bupati Samani: Tumbuhkan Jiwa Korsa Seluruh OPD

Pada APBD 2026 dan 2027, pemerintah daerah harus mendukung sektor pertanian pada Dinas Pertanian dan Pangan dengan support anggaran dan pelatihan. 

Itu dalam rangka menjaga kebutuhan baku yang digunakan untuk menjalankan program MBG.

Misalnya pemerintah daerah berperan dalam membantu bibit pertanian gratis kepada petani. Seperti bibit sayur, cabai, buah-buahan, hingga bibit di bidang peternakan.

Hasilnya digunakan untuk menyuplai kebutuhan baku MBG, bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah dan ekonomi masyarakat.

"Mengapa daerah sendiri tidak bisa memanfaatkan potensi sendiri. Misalnya menyediakan bahan baku."

"Kami harap anggaran pertanian pada 2027 bisa besar. Dimulai pada APBD Perubahan 2026," terangnya saat retreat, Minggu (7/12/2025) di Pijar Park Kudus.

Baca juga: Pemkab Kudus Gelar Retreat bagi Forkopimda dan Pimpinan OPD, Songsong Pembangunan 2026

Masan menegaskan, setiap potensi bisa dimanfaatkan. Pemerintah daerah bisa mengintervensi untuk mendukung kemajuan potensi masyarakat.

Dia berharap alokasi APBD 2026 yang sudah disahkan pada akhir November 2025, bisa langsung dimanfaatkan sejak awal berjalannya tahun anggaran 2026.

Hal ini dimaksudkan agar perputaran anggaran berlangsung lebih cepat, dengan harapan hasil pembangunan bisa segera dirasakan masyarakat.

"Mulai dari infrastruktur jalan, lampu penerangan jalan umum, sekolah rusak, bidang kesehatan, dan lainnya agar bisa dimulai di awal tahun anggaran berjalan."

"Tidak perlu menunggu akhir tahun, sejak awal tahun anggaran pun bisa dilaksanakan," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved