Berita Kudus
Visi Kudus Sehat: Upaya Sejahterakan Masyarakat Lahir dan Batin
Tema besar dalam kepemimpinan Sam’ani Intakoris dan Bellinda Putri Sabrina Birton yaitu Kudus Sehat, akronim sejahtera, harmoni, dan takwa.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2026 di Istana Negara Jakarta.
Kini genap setahun mereka bekerja sebagai pemimpin Kabupaten Kudus.
Tentu sudah ada beberapa pencapaian yang telah dilakukan.
Baca juga: Infrastruktur Jadi Perhatian Khusus Pemerintah Kabupaten Kudus
Dari seluruh pencapaian tersebut tujuannya satu, yaitu berupaya menyejahterakan masyarakat Kudus secara lahir maupun batin.
Sebab, tidak hanya sisi fisik, melainkan beberapa program yang digalakkan juga menyentuh sisi spiritual.
Tema besar dalam kepemimpinan Sam’ani Intakoris dan Bellinda Putri Sabrina Birton yaitu Kudus Sehat.
Sehat bukan sekadar kebaikan secara fisik berikut bagian-bagiannya, tapi memiliki arti lebih.
Dalam tema besar yang diusung Sam’ani-Bellinda, sehat merupakan akronim dari sejahtera, harmoni, dan takwa.
Untuk mencapai tujuan dalam tema besar berupa Kudus Sehat tersebut, ada beberapa hal yang telah terlaksana dan menunjukkan hal positif.
Misalnya dalam angka kemiskinan Kabupaten Kudus pada 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 6,59 persen.
Dari data tersebut menunjuk hal yang positif mengingat pada 2024, BPS mencatat kemiskinan di Kudus mencapai 7,23 persen. Artinya, terdapat penurunan dari tahun sebelumnya.
Baca juga: Puncak Tradisi Dandangan di Kudus, Suara Beduk ‘Dang’ Jadi Penanda Masuk Ramadan
Kemudian untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Kudus pada 2025 mencapai 77,94. Angka ini menunjukkan tingkat pembangunan manusia yang relatif tinggi dan mencerminkan pencapaian dalam dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak.
Angka tersebut juga mengalami kenaikan dibanding IPM pada 2024 di Kudus yaitu sebesar 77,21.
Kemudian untuk angka harapan lama sekolah di Kabupaten Kudus mencapai sekira 13,49 tahun.
Artinya, secara statistik anak usia 7 tahun di Kudus diperkirakan akan menempuh pendidikan selama sekira 13.49 tahun sampai tamat.
Sedangkan usia harapan hidup mencapai 77,21 tahun. Kemudian untuk indeks toleransi di Kabupaten Kudus tembus di angka 100.
Hal ini menandakan bahwa toleransi di Kabupaten Kudus menunjukkan hal yang positif. Kehidupan warganya berjalan harmonis.
Baca juga: Taj Yasin Tinjau Sumur Resapan di Kudus: Cegah Genangan
Kemudian beberapa program lain yang juga menjadi penopang dalam menjalankan visi Kudus Sehat yaitu program berbasis sosial dan spiritual.
Misalnya yaitu program bantuan token listrik gratis untuk tempat ibadah dan tunjangan imam dan marbut masjid.
Dalam perjalanan kepemimpinan Sam’ani Intakoris dan Bellinda Putri Sabrina Birton selama setahun ini tentu bukan tanpa celah.
Masih ada kekurangan di beberapa bagian, namun dari angka yang tersaji di atas bisa dikatakan bahwa tata kelola pembangunan selama lima tahun ke depan dalam kepemimpinan Sam’ani-Bellinda telah menunjukkan hal positif di tahun pertama.
Harapannya, hal serupa akan terjadi pada tahun-tahun berikutnya sehingga muncullah tren positif dalam kepemimpinan Sam’ani-Bellinda. (*)
| 2 Remaja di Kudus Dianiaya Orang Tidak Dikenal, Pelaku 6 Orang, Kini Masih Diburu Polisi |
|
|---|
| BREAKING NEWS 4 Hari Tak Terlihat, Pria Lansia Ditemukan Tewas Dalam Posisi Tergeletak di Kudus |
|
|---|
| Penjual Es Moni di Kudus Ditangkap Polisi, Congyang sampai Arak Putih Turut Disita |
|
|---|
| Bupati Kudus Kepada Wisudawan UMK: Dukung Kemajuan Kabupaten Kudus |
|
|---|
| Fakta Pilu 6 Tahun Sutinah Tinggal di Bedeng 1x6 Meter, Pemkab Kudus Janji Carikan Solusi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260220-_-Bupati-Wakil-Bupati-Kudus-Menyapa-Pengungsi-Banjir.jpg)