Wonosobo Hebat
Kunjungan Wisata Dieng Wonosobo Saat Ini Belum Setinggi Libur Nataru Tahun Lalu
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Kawasan Dataran Tinggi Dieng masih menjadi magnet utama pariwisata di Kabupaten Wonosobo selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Meski demikian, jumlah kunjungan wisatawan tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan pantauan di tempat penarikan retribusi (TPR) Garung, Jumat (26/12/2025) siang tercatat sekira 500 wisatawan masuk ke kawasan Dieng.
Mayoritas wisatawan datang menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, dengan asal daerah didominasi dari luar kota seperti Yogyakarta, Semarang, dan Jakarta.
Baca juga: Komnas HAM Nilai Pemenuhan Hak Dasar di Wonosobo Masuk Kategori Tinggi
• Perlindungan Anak Jadi Prioritas, Wonosobo Kembangkan Desa dan Pesantren Ramah Anak
"Jika dibandingkan tahun lalu, jumlah kunjungan saat ini cenderung menurun. Salah satunya dipengaruhi oleh cuaca hujan yang terjadi secara terus-menerus," ujar Dyah Tri, petugas penarik retribusi di TPR Garung.
Meski begitu, terdapat peningkatan arus kunjungan mulai 20 Desember 2025, bertepatan awal libur sekolah.
Pola kedatangan wisatawan juga bervariasi. Pada Jumat (26/12/2025), kunjungan cenderung ramai pada sore hari, sementara hari biasa lebih ramai pada pagi hari.
Secara umum, arus kunjungan wisatawan selama libur Nataru 2025/2026 di Kabupaten Wonosobo terpantau relatif terkendali.
Data Disparbud Kabupaten Wonosobo mencatat, sepanjang periode 20-25 Desember 2025, kunjungan wisatawan tersebar cukup merata di berbagai destinasi.
Namun demikian, sejumlah objek wisata mengalami penurunan kunjungan dibandingkan Nataru tahun sebelumnya.
Kepala Disparbud Kabupaten Wonosobo, Fahmi Hidayat menyebut, fluktuasi tersebut sebagai hal yang wajar dalam setiap musim liburan.
“Yang terpenting adalah seluruh destinasi tetap beroperasi dengan mengedepankan aspek keamanan, kenyamanan, dan pelayanan kepada wisatawan,” ujarnya, Jumat (26/12/2025).
Berdasarkan rekapitulasi, Taman Rekreasi Kalianget mencatat 1.903 wisatawan selama Nataru 2025, turun sekira 36 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 2.958 pengunjung.
Penurunan juga terjadi di Gelanggang Renang Mangli dengan 500 wisatawan atau turun sekira 32 persen dari 735 pengunjung pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, Waduk Wadaslintang mengalami penurunan kunjungan sekira 30 persen dari 495 pengunjung pada 2024 menjadi 345 pengunjung pada Nataru 2025.
Menurut Fahmi, kondisi cuaca, durasi libur, serta perubahan preferensi wisatawan menjadi faktor utama yang memengaruhi capaian tersebut.
Baca juga: ASN Wonosobo Wajib Masuk Ngantor di Akhir Tahun, Tidak Terapkan WFA
• Kwadungan Didorong Jadi Desa Wisata Percontohan di Wonosobo
Sebagai ikon pariwisata daerah, Kawasan Dataran Tinggi Dieng tetap menempati posisi teratas dengan total 10.760 wisatawan selama Nataru 2025.
Namun, angka ini mengalami penurunan sekira 21 persen dibandingkan Nataru 2024 yang mencapai 13.663 kunjungan.
Penurunan ini dinilai tidak menggeser posisi Dieng sebagai destinasi unggulan, melainkan menunjukkan adanya pergeseran dan pemerataan minat wisatawan ke objek wisata alternatif di Wonosobo.
Di tengah tren tersebut, Wisata Bukit Telaga Menjer justru mencatat lonjakan kunjungan.
Destinasi yang dikelola Pemkab Wonosobo ini dikunjungi 3.602 wisatawan selama Nataru 2025, meningkat sekira 25 persen dibandingkan 2024 yang mencatat 2.885 pengunjung.
Kenaikan ini memperlihatkan semakin kuatnya minat wisatawan terhadap wisata alam terbuka yang menawarkan panorama pegunungan, lanskap air, serta suasana yang lebih tenang dan tidak padat.
“Minat wisatawan terhadap wisata alam yang memberikan pengalaman visual dan ketenangan semakin kuat,” kata Fahmi.
Untuk menjaga keberlanjutan sektor pariwisata, Disparbud Kabupaten Wonosobo terus melakukan evaluasi pengelolaan destinasi, penguatan promosi, serta peningkatan kualitas layanan.
“Ke depan, kami akan mendorong inovasi atraksi wisata, penguatan event, serta kolaborasi dengan pengelola dan masyarakat agar kunjungan wisatawan dapat terus tumbuh secara berkelanjutan,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251226-_-TPR-Garung-Wonosobo.jpg)