TribunJateng/

Pilkada 2018

Akhwan-Hadi Deklarasikan Diri Jadi Calon Independen di Pilkada Kudus, Tapi Masih Daftar Parpol

Pasangan Bakal Calon Bupati dan wakil Bupati Kudus Akhwan dan Hadi Sucipto mendeklarasikan diri sebagai calon independen.

Akhwan-Hadi Deklarasikan Diri Jadi Calon Independen di Pilkada Kudus, Tapi Masih Daftar Parpol
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Deklarasi bakal calon independen pasangan Akhwan-Hadi, Kamis (7/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pasangan Bakal Calon Bupati dan wakil Bupati Kudus Akhwan dan Hadi Sucipto mendeklarasikan diri sebagai calon independen.

Deklarasi tersebut dilakukan di kediaman Hadi Sucipto Desa Mijen, Kecamatan Kaliwung, Kudus, Kamis (7/9/2017).

Ibrahim, Ketua Bapilu Partai Nasdem Jawa Tengah mengatakan, pasangan tersebut merupakan pasangan ideal.

Lantaran, keduanya memiliki latar belakang yang berbeda, Akhwan sebagai politisi sedangkan Hadi Sucipto merupakan mantan PNS yang jabatan terakhirnya sebagai Kepala Dina Koperasi dan UKM Kudus.

Baca: Bupati Semarang Minta Warganya Tak Ikut Aksi di Candi Borobudur

“Kita semua sudah tahu, kalau Nasdem di Kudus hanya ada empat kursi. Itu artinya tidak bisa mendaftar dari jalur partisan,” katanya.

Dia mengatakan, pihaknya sampai saat ini sudah mengantongi dukungan dari masyarakat Kudus mencapai 65.500 dukungan.

Adapun persebarannya, katanya, sudah sampai ke tingkat desa yang ada di Kota Kretek.

Baca: Seusai Pelantikan, Ratusan Prajurit TNI AD Sungkem Sujud di Kaki Orangtuanya

“Kami mau cari dukungan sebanyak-banyaknya,” jelasnya.

Sementara, Akhwan mengatakan, meski sudah mendaftar ke partai politik dirinya masih akan tetap mengikuti mekanisme parpol yang telah dilaksanakan.

“Memang sudah mendaftar di partai politik tapi saya sudah mendeklarasikan diri sebagai calon independen bukan berarti saya sudah tidak mengikuti mekanisme parta yang saya sudah daftar di situ,” kata dia.

Jika dari partai politik merekomendasikannya, dirinya tidak menafikan dukungan dari perseorangan yang sampai saat ini masih dikumpulkan.

Baca: Manajemen Persijap Jepara Bakal Kumpulkan Suporter di GBK‎. Ada Apa?

Sementara, Sugiharto, Ketua Tim Relawan Pasangan Akhwan-Hadi menjelaskan, pihaknya akan terus mencari dukungan sampai ke desa-desa. Bahkan sampai ke RT.

Mengenai syarat maju lewat jalur independen satu di antaranya yaitu 7,5 persen dukungan tersebar di 50 persen wilayah, dirinya mengaku telah mengantongi dukungan di 100 persen wilayah.

“Jadi tim kami sudah sampai ke desa-desa untuk menggalang dukungan kepada pak Akhwan,” katanya.

Dia menjelaskan, target dari dukungan yang digalang yaitu 100 ribu dukungan.

Akan tetapi, pihaknya tidak mau terpatok dengan jumlah dukungan tersebut.

“Meski targetnya segitu, kami akan mencari sebanyak-banyaknya, bahkan sampai 250-300 ribu dukungan,” jelasnya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: bakti buwono budiasto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help