Tahun Ini Unissula Bakal Mulai Cetak Calon Apoteker Handal

Untuk persiapan, Rina mengklaim tim kini masih ekstra bekerja untuk memenuhi seluruh kriteria yang dipersyaratkan.

Tahun Ini Unissula Bakal Mulai Cetak Calon Apoteker Handal
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Petugas apoteker 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tahun ini, atau pada saat penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2018/2019, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (FK Unissula) Semarang bakal membuka program studi (Prodi) Profesi Apoteker.

"Tahun ini kami akan mulai untuk mempersiapkan dan mencetak calon apoteker yang handal, professional, dan berkompeten di bidangnya, yang sesuai kebutuhan institusi di Indonesia. Silakan bersiap diri pula bagi yang ingin menjadi apoteker Bersama kami di Unissula," kata Kaprodi Farmasi FK Unissula Rina Wijayanti.

Baca: E-KTP Tidak Perlu Diperpanjang Tetapi Ini yang Harus Dilakukan Masyarakat

Kepada Tribunjateng.com, Jumat (5/1/2018), dia mengutarakan alasan gagasan awal pendirian prodi baru tersebut. Menurutnya, prodi itu diklaimnya masih sangat dibutuhkan karena melihat tingkat ketersediaan yang masih belum sesuai dengan kebutuhan di lapangan kerja.

"Kebutuhan apoteker di Indonesia masih sangat banyak, tetapi belum berimbang dengan jumlah perguruan tinggi yang memiliki prodi khusus profesi apoteker itu. Karenanya, kami tergerak untuk membantu dalam pemenuhan kebutuhan tersebut," terangnya.

Untuk persiapan, Rina mengklaim tim kini masih ekstra bekerja untuk memenuhi seluruh kriteria yang dipersyaratkan.

Setidaknya dalam tahapan itu kini telah mencapai sekitar 75 persen atau tersisa sekitar 25 persen lagi.

"Yang sedang dan masih menjadi persiapan kami saat ini adalah dalam hal penyusunan kurikulum. Kurikulum itulah yang nantinya bakal kami terapkan untuk ajarkan kepada para mahasiswa calon apoteker. Sehingga pula kurikulum yang kami berikan juga sesuai dengan kebutuhan di lapangan secara nyata," tandasnya.

Dia menggambarkan, mereka para mahasiswa S1 di Fakultas Kedokteran Unissula juga dapat kembali melanjutkan profesi apoteker tersebut di kampus yang sama. Adapun masa studinya yakni sekitar setahun.

"Persiapan yang telah kami lakukan lainnya seperti mengundang Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) untuk berdiskusi penyusunan boring, persiapan tenaga pengajarnya yang secara nyata telah berkompeten, hingga menjalin kemitraan dengan berbagai pihak untuk kegiatan pendukung para mahasiswa ke depannya," tambahnya.(*)

Penulis: deni setiawan
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved