Tersangka Peredaran Sabu Delapan Kilogram di Semarang Belum Mau Sebut Jaringannya

Hingga Rabu (10/4/2019), tersangka pengedar sabu seberat delapan kilogram yang ditangkap anggota Reserse Narkoba Polrestabes Semarang belum kooperatif

Tersangka Peredaran Sabu Delapan Kilogram di Semarang Belum Mau Sebut Jaringannya
Istimewa
Tersangka kasus narkoba Rudy Rachman (terborgol) saat ditangkap di Apartemen Candiland Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hingga Rabu (10/4/2019), tersangka pengedar sabu seberat delapan kilogram yang ditangkap anggota Reserse Narkoba Polrestabes Semarang belum kooperatif.

Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Semarang, AKBP Bambang Yugo, mengaku, tersangka bernama Rudy Rachman (32) tersebut masih belum memberikan keterangan lebih terkait jaringan narkoba yang mengendalikannya.

"Belum ada," ujar Bambang Yugo.

Lantaran tersangka yang tidak kooperatif ini, penyidik pun mengalami sedikit kendala untuk mengungkap siapa Mr X yang mengendalikan tersangka.

Meski tersangka sampai saat ini mengaku tidak mengenal Mr X, namun Yugo memastikan pihaknya tidak akan berhenti untuk mengungkap siapa Mr X yang mengendalikan tersangka.

"Boleh saja dia bilang tidak tahu, tapi tetap akan kami kejar siapa Mr X ini," katanya.

Kapolrestabes Semarang: Gelar Perkara Kasus Narkoba Seharusnya di Kamar Mayat

Yugo menuturkan, tersangka Rudy Rachman masih tetap kekeh pada pendiriannya tidak mengetahui siapa Mr X.

Bahkan hingga saat ini dia belum membeberkan apa tujuannya memiliki KTP Elektronik sebanyak empat buah dengan identitas berbeda.

Dari keterangan tersangka, Yugo menuturkan Rudy baru pertama kali masuk ke Kota Semarang.

"Dia masih kekeh tidak mau memberikan keterangan tambahan. Selalu bilang tidak tahu," katanya.

Halaman
12
Penulis: muh radlis
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved