Bupati Pekalongan Diserbu Ratusan Anak PAUD : Siapa yang Mau Jadi Bupati?

Sebanyak 205 anak PAUD dari RA Muslimat Wonoyoso Kecamatan Buaran berkunjung ke Rumah Dinas Bupati Pekalongan

Bupati Pekalongan Diserbu Ratusan Anak PAUD : Siapa yang Mau Jadi Bupati?
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi sedang memberikan semangat kepada ratusan anak Paud dari dari RA Muslimat Wonoyoso Kecamatan Buaran, di pendopo rumah dinas Bupati, Selasa (30/04/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sebanyak 205 anak PAUD dari RA Muslimat Wonoyoso Kecamatan Buaran berkunjung ke Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Selasa (30/4/2019).

Mereka langsung disambut oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi.

Kunjungan ratusan anak tersebut dalam rangka outing learning atau pembelajaran di luar kelas dengan tema pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi memberikan motivasi kepada anak-anak agar mempunyai cita-cita yang tinggi sehingga lebih semangat dalam belajar.

Tidak hanya itu, anak-anak Paud juga diajarkan tentang mengenal dan cinta tanah air.

"Hayo siapa yang disini punya cita-cita menjadi bupati? Yang perempuan juga harus ada yang punya cita-cita menjadi Bupati ya, karena Kabupaten Pekalongan juga pernah dipimpin oleh bupati perempuan," kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat mengobrol bersama anak-anak Paud di pendopo rumah dinas Bupati, Selasa (30/04/2019).

Selain itu, Bupati juga berpesan agar anak-anak selalu menjaga kesehatan, karena kesehatan merupakan modal utama dalam mengejar cita-cita.

"Jaga selalu kesehatannya ya, karena kalau kita sakit tidak bisa belajar, sehingga kita tidak bisa mengejar cita-cita,"jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pauni Dindikbud Kabupaten Pekalongan Suradi kepada Tribunjateng.com menuturkan, kunjungan siswa Paud dalam rangka pembelajaran di luar kelas dengan tujuan utama adalah menumbuhkan rasa nasionalisme, mengenal kepala daerah dan meningkatkan kebanggaan sebagai warga Kabupaten Pekalongan.

"Pendidikan di luar sangat baik karena kalau terlalu sering di kelas menjadikan siswa menjadi jenuh, sehingga guru harus terus berinovasi agar anak selalu senang untuk belajar,"ungkapnya.

Suradi menambahkan pembelajaran di luar kelas bisa dilaksanakan dimana saja sesuai dengan tema. Bisa ke tempat wisata, rumah sakit, dan gedung pemerintahan.

"Dengan mereka bertemu langsung bapak bupati diharapkan mereka terinspirasi untuk menjadi orang-orang sukses dibidang masing-masing,"tambah Kabid Paudni Dindikbud Kabupaten Pekalongan Suradi. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved