Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Menelusuri Sejarah Kopi Muria Asal Kudus

Sejarah kopi dari Muria sangat panjang, diawali tahun 1825 ketika Gubernur Jenderal Hindia Belanda Johannes Graaf Van Den Bosch

Tayang:
wikipedia
Johannes Graaf van den Bosch 

Sayangnya, kopi Muria masih diolah secara tradisional. Berpijak dari kondisi itu, pihaknya pun berupaya mengenalkan cara pengolahan kopi yang lebih modern. Ada yang disajikan dengan gentong, V60, siphon, turkies dan lain sebagainya.

"Kualitas kopi Muria tergolong cukup. Tapi kalau tak diolah dengan baik maka hasilnya tak maksimal. Makanya kita edukasi petani sekaligus penikmat kopi agar kopi Muria lebih dikenal masyarakat," ucap Doni.

Harga kopi panenan petani jika masih dalam bentuk biji kopi basah (belum dikeringkan atau diolah) sekitar Rp 550 ribu per kuintal. Kebanyakan petani menjual dalam bentuk biji kopi basah ke tengkulak. Jarang yang menjualnya dalam bentuk jadi atau sudah disangrai.

Areal kebun kopi di kawasan Pegunungan Muria selain menempati lahan milik warga, juga menggunakan tanah milik negara yang dikelola Perhutani Jawa Tengah. Petani menanam kopi di bawah tegakan pohon-pohon besar di kawasan hutan lindung itu.

Perhutani mendukung karena daerah ini memang konservasi yang harus dipertahankan. Karena kawasan hutan lindung, silahkan petani menanam kopi asalkan jangan merusak hutan," terangnya.

Hanya saja, Imam berharap agar warga sekitar bisa membentuk lembaga masyarakat desa hutan (LMDH) yang menaungi kawasan tersebut. Sebab di Jateng, tercatat ada 1933 desa yang ada di tepian hutan.

Dan warga ribuan desa itu sudah membentuk semacam LMDH sebagai bentuk kerjasama dengan Perhutani. Dari jumlah tersebut hanya Desa Colo yang belum bemerjasama.

"Tapi Colo ini satu-satunya desa yang belum kerjasama dengan kita. Semoga sebentar lagi mengikuti desa-desa lainnya," tandasnya. (Mamdukh Adi Priyanto)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Tags
kopi
Kudus
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved