Minta KPK Turun Tangan Hingga Colek Ganjar. Ini Komentar Netizen Soal Proyek Underpass Jatingaleh

Berikut rangkuman TribunJateng.com dari komentar-komentar netizen yang beredar di Facebook.

Minta KPK Turun Tangan Hingga Colek Ganjar. Ini Komentar Netizen Soal Proyek Underpass Jatingaleh
Istimewa
Beragam komentar netizen tentang pengerjaan Underpass Jatingaleh yang dinilai lamban. 

Sementara itu, di sisi lain, harapan masyarakat yang menginginkan pemerintah memberikan sanksi kepada kontraktor pelaksana pengerjaan proyek underpass Jatingaleh sepertinya tidak akan terwujud. 

 Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Semarang, Danang Triwibowo menyatakan tidak memberikan sanksi kepada PT Armada Hada Graha, selaku kontraktor yang mengerjakan proyek underpass Jatingaleh.

 Menurut Danang, menjelang akhir pekerjaan ditemukan mata di sisi bawah flyover Gombel sehingga diperlukan perubahan desain.

"Sebelumnya tidak diketahui ada mata air. Adanya mata air tersebut maka yang semula jalan underpass menggunakan aspal diubah perkerasan jalan dengan cor beton. Selain itu juga ada perubahan drainase untuk mengelola air di sana sehingga tidak membahayakan konstruksi," ujarnya.

Perubahan desain tersebut, kata Danang, dianggap sebagai kondisi force majeur sehingga membutuhkan waktu penyelesaian hingga akhir September.

"Karena perubahan desain tersebut, kontraktor tidak dikenakan sanksi sampai batas waktu yang ditentukan. Kalau melebihi akhir September baru dikenakan sanksi administrasi," ujarnya.

Danang berharap masyarakat untuk bersabar selama proses pengerjaan. Pihaknya telah melakukan percepatan pengerjaan dengan menambah jam kerja, tenaga kerja, dan peralatan.

"Kami upayakan percepatan jadi mohon masyarakat bersabar dengan kemacetan yang ditimbulkan," ujarnya. (*)

Penulis: a prianggoro
Editor: a prianggoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved