Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Seorang Siswa SMA Taruna Nusantara Dibully, Perutnya Dipukul, Direkam Hingga . . .

Seorang anak berinisial MIH (15), disinyalir menjadi korban tindak kekerasan oleh rekan seangkatannya di SMA Taruna Nusantara (TN) Magelang.

Editor: bakti buwono budiasto
TRIBUNJOGJA.COM
Pintu gerbang masuk SMA Taruna Nusantara Magelang 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Seorang anak berinisial MIH (15), disinyalir menjadi korban tindak kekerasan oleh rekan seangkatannya di SMA Taruna Nusantara (TN) Magelang.

Berdasar informasi yang diperoleh, kasus bullying terjadi pada Kamis (31/8/2017) malam lalu, atau di luar kegiatan belajar mengajar sekolah.

Wakapolres Magelang, Kompol Heru Budiharto, mengatakan bahwa tempat kejadian perkara (TKP) masih berada di lingkungan SMA TN, yakni di Graha Rajawali I.

Lanjutnya, anak korban dipukul oleh salah seorang rekannya di bagian perut.

Baca: Bupati Bersiap Jemput 351 Jemaah Haji Purbalingga di Donohudan

Tidak berhenti sampai disitu, MIH juga mendapat pemaksaan untuk berkelahi.

"Perkelahian itu juga direkam oleh teman lainnya. Kejadiannya di dalam mushala. Sempat istirahat, anak korban disuruh berkelahi lagi selama 10 menit, sampai akhirnya datanglah H yang menghentikan sekaligus memberi perlindungan," terangnya, Senin (4/9).

Merasa mendapat perlakuan kurang menyenangkan, anak korban lantas menceritakan kejadian itu kepada orang tuanya.

Kemudian, ibu dari MIH, EC (45) lantas membuat laporan ke Polres Magelang pada Sabtu (2/9), perihal kasus bullying, atau kekerasan terhadap anak, menggunakan tangan kosong tersebut.

"Dalam laporanannya, tertulis ada enam anak yang menjadi terlapor. Seluruhnya berjenis kelamin laki-laki, yang merupakan teman satu kelas anak korban di bangku kelas X SMA Taruna Nusantara," katanya.

Heru mengatakan, saat melapor, anak korban turut serta bersama ibunya.

Baca: Bawa Bukti 40 Postingan di Facebook, Pengacara Ini Laporkan Jonru Ginting ke Polisi

Berdasar hasil visum, tidak ditemukan indikasi adanya luka berat di tubuh MIH.

Anak korban pun mengaku kalau baru pertama kali mendapat perlakuan seperti itu dari rekan-rekannya.

Namun, sejauh ini kepolisian belum bisa memastikan motif kasus ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved