Seorang Siswa SMA Taruna Nusantara Dibully, Perutnya Dipukul, Direkam Hingga . . .
Seorang anak berinisial MIH (15), disinyalir menjadi korban tindak kekerasan oleh rekan seangkatannya di SMA Taruna Nusantara (TN) Magelang.
"Masih dalam proses penyelidikan, karena kami baru mendapat keterangan dari satu pihak, yaitu pelapor. Sejauh ini, pihak terlapor belum kami mintai keterangan," ungkapnya.
Menurutnya, dengan status terlapor yang masih anak-anak, pihaknya tidak bisa seketika meminta keterangan, karena harus mendapat pendampingan, baik dari orang tua, atau wali yang dikuasakan.
Baca: Dulu Pernah Ekspor Hingga ke Eropa, Begini Sekarang Nasib Perajin Gerabah di Demak
Untuk itu, kepolisian kini tengah fokus mengumpulkan bukti-bukti, sebelum lanjut ke penyidikan.
"Birokrasi kita tidak bisa panggil secara langsung, karena terlapor masih di bawah umur. Kita masih dalami, sekaligus kumpulkan bukti-bukti. Belum tentu juga enam anak yang dilaporkan ini cukup bukti," terangnya.
Di samping itu, lanjut Heru, pihaknya kini telah mengantongi tiga orang saksi, yang diduga mengetahui kejadian tersebut. Ia menuturkan, sudah mengirim surat pemberitahuan kepada pihak sekolah.
"Nanti kalau terbukti, maka tersangka terancam jeratan pasal 76 C tentang perlindungan anak, dengan hukuman maksimal tiga tahun kurung badan," pungkasnya. (tribunjogja/aka)