GEGER Kredit Macet di BKK Pringsurat Mencapai 90 Persen, Ada Apa Ini?
Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi desak pengusutan dugaan penyimpangan di BKK Pringsurat Temanggung
Penulis: m nur huda | Editor: iswidodo
Ia juga mengungkap kinerja BKK tersebut, semisal Capital Adequacy Ratio (CAR/rasio kecukupan modalnya) minus 24,48 persen, return on asetnya (ROA/tingkat pengembalian asetnya) minus 32,97 persen. Rasio kredit bermasalahnya (NPL-non performing loans), mencapai 84,58 persen.
Indikator keuanganya, per Desember 2016 masih maraup laba Rp1,118 miliar, namun sebulan berikutnya (Januari 2017) sudah merugi Rp 3,495 miliar. Kerugian itu terus berlanjut dan melonjak secara drastis menjadi Rp 37,119 miliar (atau 10 kali lipat) pada Agustus 2017.
“Komisi C menduga pengawasan internal yang melekat di BKK ini tidak bekerja dan tidak memiliki kepekaan (awarenes) untuk melakukan penyelamatan di awal-awal peristiwa,” tutur Asfirla.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/uang-rupiah-banyak-tumpukan.jpg)