Kasus Perampokan
PENOLAKAN Teman-teman Sekelas yang Diajak Pelaku Beraksi Menjawab Begini
PENGAKUAN Teman-teman Sekelas yang Diajak Pelaku Beraksi. Keempat siswa itu menolak
Penulis: rival al manaf | Editor: iswidodo
Batasi Jam Operasi
Sementara, pembunuhan terhadap sopir taksi online membuat para pengemudi transportasi berbasis aplikasi tersebut lebih berhati-hati dalam mengambil pesanan. Bahkan, Joko Riyanto, satu di antara pengemudi transportasi online, membatasi jam operasi.
"Biasanya sampai larut. Sekarang, setelah peristiwa kemarin, sebelum pukul delapan saya sudahi ambil orderan," kata Joko.
Ke khawatirannya semakin menjadi setelah tersebar pesan siaran di grup Whatsapp tentang kabar seorang pengemudi ojek online tewas dirampok, Selasa (23/1) malam. "Tambah khawatir, apalagi ada gambar korban yang luka-luka. Masak, nggak ada seminggu ada dua kejadian," ucapnya.
Meski demikian, ia sedikit lega setelah mendapat kabar perampokan pengemudi ojek online itu hanya hoax. Kabag Humas Polrestabes Semarang memastikan, pesan siaran yang beredar di grup pengemudi online itu tak benar. (tribunjateng/gum/val)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dua-pelajar-ditangkap-polisi-diduga-sebagai-pelaku-perampokan-driver-grab_20180123_104822.jpg)