Sempat Terpuruk, Rumah Wisata Kedelai di Salatiga Bisa Bangkit
Keterbatasan alat produksi pun menjadi salah satu kendala usahanya untuk berkembang lebih baik
Penulis: raka f pujangga | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - PLN melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) membangkitkan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Rumah Wisata Kedelai, Jalan Argomas Timur nomor 31, Kota Salatiga.
Usaha yang bergerak di bidang pengolahan makanan dan minuman sehat berbahan dasar kedelai itu telah sukses mandiri setelah mengalami masa keterpurukan.
Pemilik Rumah Wisata Kedelai Sehati Eko Susilo (54), mengaku, usaha yang dirintisnya sejak 2006 sempat mengalami jatuh bangun.
Keterbatasan alat produksi pun menjadi salah satu kendala usahanya untuk berkembang lebih baik.
"Saat itu ada kendala di proses produksi yang memakan waktu lama. Belum lagi hasil produksi cepat rusak (tengik), sehingga banyak merugi," katanya, disela kunjungan kerja monitoring dan evaluasi program PKBL dari Tim Kementerian BUMN, di Mitra Binaan PLN Rumah Wisata Kedelai, dalam rilisnya, Senin (29/1/2018).
Berbagai inovasi peralatan produksi pun dilakukan Eko dengan mendaur ulang barang-barang bekas. Hanya saja, saat itu terkendala dana untuk membuat peralatan.
"Beruntung pada tahun 2010, PLN datang menawarkan bantuan permodalan bagi Rumah Wisata Kedelai sebagai mitra binaan PLN, sehingga usaha kami bisa bangkit dan berkembang hingga saat ini," ujarnya.
Kini, Rumah Wisata Kedelai sudah memiliki banyak varian produk, mulai dari kedelai goreng rendah lemak dengan berbagai varian rasa (Bawang, keju, vegetarian), satru kedelai, serbuk beras merah, beras hitam, kacang hijau, bahkan perpaduan serbuk dengan gula merah organik menjadi jus hangat beras merah, beras hitam, dan kacang hijau. Adapun pemasarannya sudah meluas sampai ke Bali.
Perwakilan tim Kementerian BUMN Indriani Widiastuti, mengapresiasi upaya PLN dalam membangkitkan usaha kecil saat melakukan kunjungan akhir pekan kemarin.
Selain itu, pihaknya juga turut mendorong pelaku UKM untuk bisa terus berinovasi mengembangkan produknya.
"Sangat menarik semua proses produksi dilakukan dengan alat – alat yang merupakan modifikasi dan inovasi sendiri yang mendapat dukungan dana dari PLN di tahun 2010. Semoga usahanya bisa terus dikembangkan," ungkap Indriani.
Dalam kesempatan tersebut, Manajer Senior CSR PLN Pusat, Zubaidah menyampaikan, bantuan PLN tak hanya sekedar pada permodalan saja.
Namun, dengan melihat perkembangan usaha, selanjutnya PLN akan turut mendorong Rumah Wisata Kedelai untuk menyertifikasi produk-produknya ke Balai POM.
"PLN akan terus mendukung dan mendampingi Rumah Wisata Kedelai sebagai mitra binaannya dalam hal Sertifikasi dari Balai POM untuk produk – produk yang belum tersertifikasi," tegasnya.
Sementara itu, kunjungan kerja tim Kementerian BUMN di Mitra Binaan PLN di Rumah Wisata Kedelai Salatiga didampingi pula oleh Hardian Sakti Laksana, Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pln_20180129_112029.jpg)