CIRI-CIRI Kelompok Kurung Diri di Semarang, Wanita Harus Berjarit dan Pria Bawa Sarung
Dari penggerebekan, polisi mengamankan 43 orang yang diduga merupakan anggota kelompok tersebut.
Baca: BREAKING NEWS, Polsek Pedurungan Amankan Warga Diduga Ajarkan Aliran Sesat di Palebon
Tak gubris datangnya tamu
Penggerebekan warga yang diduga menganut aliran sesat di sebuah rumah No 7 RT 1 RW 11 Palebon, Pedurungan, Semarang, Rabu (14/2) malam membuat gempar masyarakat sekitar.
Andi Rodiyono (63), seorang pemimpin kelompok yang juga pemilik rumah tersebut telah diperiksa oleh Polsek Pedurungan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Andi Rodiyono memiliki kebiasaan yang janggal di mata warga sekitar. Penghuni rumah tersebut, tidak diizinkan bersosialisasi dengan warga sekitar.
Dari penggerebekan, polisi mengamankan 43 orang yang diduga anggota kelompok tersebut, termasuk si pemilik rumah, Andi.
Penggerebekan itu dilakukan polisi karena laporan warga sekitar yang resah akan aktivitas yang dilakukan anggota kelompok tersebut.
Dalam berpenampilan, anggota kelompok itu harus mengenakan jarit (kain batik) bagi perempuan dan sarung untuk laki-laki.
Lewat keterangan warga sekitar bernama Arifin, mereka yang tergabung kelompok tersebut harus mengikatkan jarit (perempuan) dan memakai sarung (laki-laki) dalam model apapun.
"Yang perempuan biasanya mengenakan jarit, meskipun sudah pakai celana maupun baju. Sedangkan, yang laki-laki harus mengenakan sarung, meskipun hanya disampirkan," tutur Arifin.
Warga menduga kelompok itu menerapkan aliran sesat karena tak mau bersosialisasi.
Tak hanya itu, para anggotanya pun dilarang keluar rumah untuk menjalankan aktivitas layaknya orang kebanyakan.
"Mereka tak mau bersosialisasi dengan orang lain di luar rumah. Bahkan pernah ada keluarga dari salah satu anggota yang datang, tidak dibukakan pintu hingga keluarga tersebut menangis karena tak bisa bertemu," papar Arifin.
Ia yang tinggal bersebelahan dengan kediaman Andi mengaku tak tahu aktivitas penghuni atau anggota kelompok itu.
Hal itu dikarenakan kondisi rumah tertutup rapat dengan pagar besi besar yang terpasang dengan sangat rapat dan menjulang tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/aliran-sesat-di-semarang_20180215_121451.jpg)