BP2KL Akan Serahkan Dokumen Kota Lama Semarang ke UNESCO September Mendatang, Ini Isinya
Pemkot Semarang masih melakukan pengumpulan dokumen arsip sejarah Kawasan Kota Lama, dan akan menyerahkan draf dokumen Kota Lama ke Unesco
Penulis: m zaenal arifin | Editor: m nur huda
Karenanya, Ita memerintahkan kepada pengurus BPK2L Semarang dalam penyusunan dokumen Kota Lama, untuk menginventarisir secara detil bangunan yang bersejarah.
Untuk menyusun dokumen sejarah Kawasan Kota Lama ini, Ita menerangkan, melibatkan berbagai pihak yang masuk dalam beberapa tim selain BP2KL Semarang. Tidak hanya itu saja, penyusunan juga dibantu Unesco dan beberapa ahli sejarah dari negara lain.
"Tidak bisa seketika selesai. Jadi ini harus ada ahli ini datang. Unesco kan kemarin sudah FGD, ini lebih memperluas lagi, membantu kita. Sekitar bulan Mei nanti akan diadakan seminar lagi oleh Unesco di Kota Lama, ada tim dari Belanda juga," jelasnya.
Terkait pembangunan infrastruktur yang terdiri dari jalan dan sistem drainase, saat ini masih dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pembangunan tersebut bakal rampung akhir Desember 2018 nanti.
Hanya saja, Ita menambahkan, proses pembebasan Kawasan Kota Lama dari gangguan berbagai kabel seperti kabel listrik, kabel telepon dan lainnnya memang sempat menghadapi kendala.
"Sebab, pengerjaan pemasangan ducting dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak originalitas dan situs-situs yang memiliki makna sejarah," tandasnya. (Nal)