Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ki Enthus Susmono Meninggal Dunia

KATA Orang Tentang Enthus Susmono sebagai Dalang, Kiai dan Bupati Tegal

KATA Orang Tentang Enthus Susmono sebagai Dalang, Kiai dan Bupati Tegal. Begini kesaksian orang-orang

Editor: iswidodo
youtube
KATA Orang Tentang Enthus Susmono sebagai Dalang, Kiai dan Bupati Tegal 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Berpulangnya Ki Enthus Susmono membuat budayawan Kota Tegal, Yono Daryono, berduka. Bahkan, Yono masih merasa tak percaya, sahabat dan teman diskusinya itu pergi untuk selama-lamanya.

"Saya pikir hoax. Saya tidak percaya awalnya jika Enthus telah tiada," kaya Yono.

Yono mengenang Enthus sebagai murid yang cepat belajar. Pada tahun 1994, Enthus bergabung di teater besutan Yono.

Menurut Yono, Enthus termasuk seniman yang peka terhadap isu-isu. Hal tersebut tercermin dalam setiap pementasan wayang.

Sejak tahun 1990-an, Enthus semakin dikenal dengan gaya panggungnya yang ceplas-ceplos, mengkritik, serta memberi saran melalui pentas wayang. Terkadang, ada juga bank pop yang ikut manggung di tengah-tengah pentas sebelum goro-goro.

"Enthus mudah merekam pendapat orang lain. Dia selalu belajar dari banyak hal, bukan dari bangku sekolah saja," jelas Yono.

Sebagai teman, sahabat, dan guru, Yono menyatakan rasa duka dan mendoakan semoga amalam Enthus diterima di sisi-Nya.

Diinterupsi di Rapat Pertama

Gubernur nonaktif Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyebut Enthus sebagai sahabat yang pemberani, cenderung ceplas-ceplos, dan berhati baik.

"Saya merasa kehilangan dan mendoakan semoga Enthus khusnul khotimah,"kata Ganjar di kediamannya, di perumahan Jalan Tengger, Kota Semarang, Senin (14/5) malam.

Enthus, sambung Ganjar, merupakan sosok yang serius. Ini dibuktikan saat almarhum yang mengawali karir sebagai seniman berhasil menjabat bupati.

"Mudah-mudahan, apa yang sudah dikerjakannya mewarnai birokrasi yang ada di sana untuk menjadi lebih baik. Dan jikalau sesuatu yang ditinggalkan sudah baik kita teruskan, yang jelek-jelek tentu kita tinggalkan. Insyaallah, yang dikerjakan Mas Enthus baik dan manfaat," ucapnya.

Dia pun membeberkan sebuah kenangan tentang Bupati nonaktif Tegal itu. Kala itu, Ganjar kali pertama menggelar rapat bersama bupati dan wali kota sewilayah Jateng.

"Waktu saya rapat pertama, diinterupsi sama dia. Kemudian dia nerocos (bicara) banyak sekali. Tapi, setelah itu kami menjadi dekat. Apa maunya? Ternyata, cara dia menyampaikan gaya Enthus betul, gaya seorang dalang, seniman, yang dia melihat rapat itu seperti sedang ndalang, sehingga semua ditembaki satu persatu," ujar alumnus UGM ini.

Enthus Susmono lebih dulu dikenal masyarakat sebagai dalang. Budayawan Kota Tegal, Yono Daryono mengatakan, semasa muda, Enthus kerap bermain di teater besutan Yono. Menurut Yono, Enthus belajar teater di tempat Yono sekira tahun 1994.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved