Ki Enthus Susmono Meninggal Dunia
KATA Orang Tentang Enthus Susmono sebagai Dalang, Kiai dan Bupati Tegal
KATA Orang Tentang Enthus Susmono sebagai Dalang, Kiai dan Bupati Tegal. Begini kesaksian orang-orang
"Kala itu, dia sangat tekun di dunia teater dan sempat bermain musik juga pada pementasan teater," papar Yono.
Padahal, sejak 1985, Enthus memulai karir sebagai dalang. Setelah belajar teater, Enthus mulai menjadi dalang wayang kulit kontemporer.
"Kala belajar teater pada 1994, sebenarnya ia tidak hanya belajar teater. Enthus belajar ilmu kehidupan. Kala latihan, ia selalu total," imbuhnya.
Menurut Yono, pada tahun 1977-an, Enthus sempat mengenyam pendidikan di Universitas Pancasakti (UPS) Kota Tegal di jurusan Bahasa dan Sastra namun tak tamat.
Yono mengatakan, darah seni Enthus mengalir dari sang ayah yang juga dalang, Soemardjadihaja.
Sementara, berdasarkan dokumen pencalonan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal, Enthus lahir di Tegal, 21 Juni 1966. Enthus mengenyam pendidikan di SD Negeri Dampyak Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Kemudian, melanjutkan ke SMP Negeri 1 Tegal. Pada kurun waktu 1983- 1986, dia mengenyam pendidikan di bangku SMA Negeri 1 Tegal.
Ia aktif mengikuti beberapa organisasi. Enthus pernah menjadi Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia, Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Tegal, Wakil Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin (Lesbumi) PBNU. Enthus juga pernah aktif di lembaga bela diri Inkai dan Perisai Diri Kabupaten Tegal.
Suami dari Nur Laela itu memiliki empat anak. Mereka yakni Firman Jindra Satria, Firman Haryo Susilo, Firman Nurjannah, dan Firman Jafar Tantowi.
Di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2014, Enthus yang maju sebagai calon bupati bersama calon wakil bupati, Umi Azizah, memenangkan pemungutan suara. Dia pun dilantik sebagai bupati Tegal periode 2014-2019.
Di Pilkada 2018 ini, Enthus mencalonkan diri lagi sebagai pimpinan kepala daerah. Enthus memilih lagi Umi Azizah sebagai pasangannya. Duet petahana ini diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan didukung empat partai lain, yakni Gerindra, PKS, PAN, dan Hanura. Dari gabungan lima partai itu, Enthus-Umi membawa gerbong partai yang memiliki jumlah kursi 25 di DPRD Kabupaten Tegal. (tribunjateng/cetak/dna/kin/mam)