Ki Enthus Susmono Meninggal Dunia
VIDEO Detik-detik Jenazah Ki Enthus Susmono Dimakamkan Dihadiri Ribuan Pelayat
Ribuan pelayat hadiri prosesi pemakaman dalang kondang Ki Enthus Susmono di rumah duka, Selasa (15/5/2018).
Penulis: Awaliyah P | Editor: iswidodo
Dan pada tahun 2008 ini dia mewakili Indonesia dalam event Festival Wayang Internasional di Denpasar, Bali.
Ia adalah salah satu dalang yang mampu membawa pertunjukan wayang menjadi media komunikasi dan dakwah secara efektif.
Pertunjukan wayangnya kerap dijadikan sebagai ujung tombak untuk menyampaikan program-program pemerintah kepada masyarakat seperti: kampanye; anti-narkoba, anti-HIV/Aids, HAM, Global Warming, program KB, pemilu damai, dan lain-lain.
Di samping itu dia juga aktif mendalang di beberapa pondok pesantren melalui media Wayang Wali Sanga.
Kemahiran mendesain wayang-wayang baru/kontemporer seperti wayang George Bush, Saddam Hussein, Osama bin Laden, Gunungan Tsunami Aceh, Gunungan Harry Potter, Batman, wayang alien, wayang tokoh-tokoh politik, dan lain-lain membuat pertunjukannya selalu segar, penuh daya kejut, dan mampu menembus beragam segmen masyarakat.
Ribuan penonton selalu membanjiri saat ia mendalang.
Keberaniannya melontarkan kritik terbuka dalam setiap pertunjukan wayangnya, memosisikan tontonan wayang bukan sekadar media hiburan, melainkan juga sebagai media alternatif untuk menyampaikan aspirasi masyarakat.
Sebagai dalang kondang, Ki Enthus pernah menerima gelar Doktor Honoris Causa bidang seni-budaya dari International Universitas Missouri, U.S.A, dan Laguna Collage of Bussines and Arts, Calamba, Philipines pada tahun 2005.
Selain itu, ratusan karyanya tersimpan dalam museum di berbagai negara.
Di antaranya Belanda, Jerman, dan New Mexico. (*)