20 Menit Setelah Konsumsi Mi Instan, Ini yang Terjadi di Pencernaan. Lihat Rekamannya!

Untuk membuktikannya, para ilmuwan terus melakukan penelitian dan mencoba masuk ke dalam tubuh kita untuk melihat reaksi yang terjadi

Editor: muslimah
TRIBUNJATENG/MSOFRI KURNIAWAN
ILUSTRASI mi rebus atau mi godhok. Terlalu sering mengonsumsi mi instan tak baik untuk kesehatan tubuh 

TRIBUNJATENG.COM - Kita semua tahu, selama ini mi instan dianggap sebagai makanan yang kurang sehat.

Namun, rasanya yang enak dan cara memasaknya yang praktis membuat kita tidak bisa menghindari makanan yang satu ini.

Terlebih saat saldo rekening mulai menipis di akhir bulan, mi instan menjadi satu-satunya pilihan yang bisa diandalkan.

Di balik harganya yang murah, enak dan praktis, ramen instan rupanya bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan serius.

Untuk membuktikannya, para ilmuwan terus melakukan penelitian dan mencoba masuk ke dalam tubuh kita untuk melihat reaksi yang terjadi.

Sebelumnya tidak ada yang tahu, apa yang terjadi pada tubuh seseorang ketika mereka mengonsumsi ramen.

Tapi, semua berubah ketika muncul temuan teknologi unik yang disebut 'pil pintar', sebuah kamera kecil berbentuk pil multivitamin.

P
boredomtherapy.com
P
boredomtherapy.com

Pil pintar yang masuk ke dalam tubuh manusia berhasil menangkap rekaman perut saat memproses mi instan.

Dalam rekaman tersebut, terlihat perut berjuang keras untuk menggilingnya.

Dalam 20 menit setelah dikonsumsi, mi instan yang masuk ke dalam perut belum berhasil dicerna.

Para peneliti menemukan, mi instan mengandung aditif dan pengawet buatan berbahaya.

Di antara zat kimia berbahaya yang terkandung di dalamnya adalah butylhydroquinone, atau dikenal sebagai TBHQ.

Aditif ibi berguna untuk memperpanjang masa penyimpanan produk, yang ternyata juga ditemukan dalam kosetik, pestisida dan berbagai pernis.

Melansir dari Boredomtherapy.com, efek samping paling mengerikan dari TBHQ adalah merusak proses dalam sistem pencernaan.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved