Kadinkes Provinsi Jateng: Bulan Imunisasi Anak Sekolah Berjalan Sesuai Jadwal
Dinkes Provinsi Jateng siap lakukan imunisasi di 23.208 Sekolah Dasar se-Jawa Tengah.
Penulis: Bare Kingkin Kinamu | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Di media sosial youtube, facebook, twitter, hingga instagram penuh sekali informasi dari warga net mengenai imunisasi campak atau yang sekarang familiar dengan MR (Meales dan Rubella) akan diundur.
Hal ini disebabkan masih ada warga di Indonesia yang ragu mengenai kehalalan vaksin.
Terkait kehalalan sendiri MUI telah mengeluarkan informasi usai melakukan pertemuan dengan Kementerian Kesehatan 3/8/2018.
Dalam rilisnya kepada publik MUI mengeluarkan fatwa terkait imunisasi yang disiapkan pemerintah, termasuk imunisasi MR.
"Maka komisi fatwa MUI memandang bahwa penyelenggaraan imunisasi, termasuk imunisasi MR adalah salah satu bentuk ikhtiar dalam mengantisipasi dampak negatif penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,"
Itulah fatwa terbaru MUI.
Terkait teknikal imunisasi campak di Jawa Tengah, Dinkes Provinsi Jateng siap lakukan imunisasi di 23.208 Sekolah Dasar se-Jawa Tengah.
Ada 35 Kota dan Kabupaten.
"Kami siap sudah 100% siap mengimunisasi anak-anak sekolah Dasar se-Jateng. Ayo kita sebagai bangsa Indonesia sadar untuk selalu hidup sehat, imunisasi merupakan langkah penting untuk mewujudkan generasi masa depan yang lebih baik, sehat, produktif, dan berprestasi," tutur Kedinkes Provinsi Jateng, dr. Yulianto Prabowo, M.Kes, kepada Tribunjateng.com, Selasa (7/8/2018).
Generasi yang cerdas dibentuk dari moral dan fisik yang sehat. Satu langkah nyata untuk menjadi orangtua yang bijak adalah dengan melakukan imunisasi anak-anak.
Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAS) telah tiba yakni sejumlah sekitar 600ribu anak-anak SD kelas satu akan mendapatkan imunisasi campak dan di bulan november nanti akan mendapatkan imunisasi Dt.
"Yang kelas dua di bulan November 2018 ini akan mendapatkan imunisasi difteri, tetanus,dan batuk rojan (Td). Inilah cara dini untuk mencegah terjadi penyakit menular," jelas Yulianto.
Kepada Anda para orangtua, bijaklah dalam mengambil sikap terutama mengenai hal-hal yang berdampak dengan masyarakat banyak.
Imunisasi ini merupakan langkah pemerintah dalam mencegah adanya penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri ataupun virus.
Di Jawa Tengah sendiri pada tahun 2015, 2016, dan 2017 melampaui target Kementerian Kesehatan terkait imunisasi.
Ayo sambut Bulan Imunisasi Anak Nasional (Bias) dengan semangat hidup sehat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kadinkes-jateng-dr-yulianto-prabowo-mkes_20180807_225011.jpg)