Menikmati Secangkir Kopi di Kedai Koling Semarang, Selera Pelanggan yang Utama

Di Semarang, Kopi Keliling memiliki beberapa cabang. Satu diantaranya di jalan Ngesrep Timur, Tembalang

Menikmati Secangkir Kopi di Kedai Koling Semarang, Selera Pelanggan yang Utama
Istimewa
Kedai Kopi Keliling di jalan Ngesrep Timur, Tembalang. 

TRIBUNJATENG.COM - Kopi keliling? pasti di benak kita adalah penjual kopi yang membawa berbagai kopi instan dan termos yang berisikan air panas. Tetapi Kopi keliling kali ini beda. Mereka tidak menawarkan kopi instan melainkan kopi racikan yang benar – benar asli dari biji kopi.

Namanya adalah Koling, kepanjangan dari Kopi Keliling, sebuah kedai kopi yang menggunakan gerobak  berdesain ala bar di cafe.

Di Semarang, Kopi Keliling memiliki beberapa cabang. Satu diantaranya di jalan Ngesrep Timur, Tembalang.

Koling

Barista Koling Tembalang, Pandit, mengatakan, di sini mereka menggunakan kopi grade 3. Jenis kopi yang dijual disini adalah Arabica, Robusta, Matcha Coklat, dan Red Velvet dalam seduhan hangat atau dingin sesuai selera penikmat kopi.

"Kami mengutamakan selera pelanggan. Berdasarkan pengalaman, selera pelanggan antara satu kota dengan kota lain beda," jelas Pandit, Senin (3/9/2018).

Sebagai misal, menurutnya, di Yogyakarta, pelanggan lebih memilih kopi tanpa gula sedangkan di Semarang masih menggunakan tambahan gula.

Pandit sendiri menekuni seni meracik kopi saat ia tinggal di Makasar. Waktu itu ia memiliki pengalaman pahit.

"Di sana pernah pesen kopi Toraja terus saya buang karena tidak enak, ga lama abis itu nenek yang buatin kopi meninggal, dari situ saya selalu teringat nenek tersebut kalau mau bikin kopi, jadi lebih menghargai pembuatan kopi yang ga gampang ini," jelasnya.

Dari pengalaman tersebut ia berharap orang lebih bisa menghargai pembuatan kopi yang memang berbeda dengan pembuatan minuman lainnya.

Proses pembuatan kopi di Kedai Kopi Keliling di jalan Ngesrep Timur, Tembalang.
Proses pembuatan kopi di Kedai Kopi Keliling di jalan Ngesrep Timur, Tembalang. (Istimewa)

Untuk menikmati kopi racikan Pandit dan barista Koling lainnya, pelanggan tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Harga secangkirnya mulai dari Rp 7.000,00 sampai Rp 14.000,00.

Halaman
12
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved