LIPUTAN KHUSUS: Benarkah Togel Makin Marak di Semarang? Inilah Modus Penjualannya
Belakangan ini judi togel makin marak di Kota Semarang dan sekitarnya. Mereka penjual atau agen toto gelap HK maupun jenis lainnya
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Belakangan ini judi togel makin marak di Kota Semarang dan sekitarnya. Mereka penjual atau agen toto gelap HK maupun jenis lainnya, main kucing-kucingan dengan aparat.
Bahkan ada yang berani buka toko untuk melayani pembeli togel, meski tetap pakai tutup kerai di terasnya.
Sejumlah warga mengadu kepada Tribun Jateng, bahkan ada ibu-ibu yang berharap agar agen maupun pengecer togel dicegah untuk tidak berjualan di perumahan dan perkampungan.
Sudah meresahkan dan membuat orang malas. Berdasar penelusuran Tribun Jateng, ada beberapa agen yang buka di pertokoan.
Sedangkan pengecer togel keliling perumahan mendatangi pelanggan. Meski mereka tidak menawarkan kepada calon pembeli baru. Hanya saja, pembeli dan penjual sudah saling kenal.
• Mulai Sedang Berlangsung, Live Streaming MNCTV Timnas Vs Myanmar Malam Ini
• Bukan Semata Mitos Nyi Roro Kidul, Ini Penjelasan Ilmiah Tak Boleh Kenakan Busana Hijau di Laut
• Begini Postingan Nur Asia saat Video Mahasiswi Ingin Jadi Istri Kedua Sandiaga Uno Viral
• Gunung Everest Mencair, 200-an Mayat Pendaki yang Terjebak di Gletser Bermunculan
Sambil berjalan mendekati warung, seorang pemuda bertanya dengan nada suara setengah berteriak kepada pemilik warung yang ada di depan satu stasiun di Kota Semarang.
"Tembus ora de? (tembus tidak?)" kata pemuda yang memakai topi hitam itu. Saat mereka berdekatan, pemilik warung berusia paruh baya itu lantas mengatakan "Nyrempet, se-digit neh ekor (hampir, satu digit angka lagi di ekor)," ucapnya.
Kepada pemuda itu, pemilik warung menunjukkan secarik kertas berukuran kecil yang berisi susunan angka-angka, ada yang dua digit, tiga, dan empat.
Dalam kertas itu terdapat tulisan HK yang berarti Hongkong atau toto gelap (togel) Hongkong.
Tribun Jateng mencoba menanyakan agen atau pengecer togel kepada pemilik warung itu. Tidak menjawab secara jelas, namun dia menyebut satu kelurahan di Kecamatan Pedurungan Kota Semarang.
"Di sana banyak (agen). Tinggal pilih saja. Jam 8 bukanya," ucapnya.
Keesokan harinya, Tribun mencoba menyelusuri sejumlah titik di Kecamatan Pedurungan. Ditemukan ada beberapa ruko atau rumah yang dipakai di bagian terasnya untuk berjualan kupon togel secara 'terbuka'.
Kemudian Tribun menyambangi satu agen yang didepannya tertulis tempat cucian atau laundry sekitar pukul 19.00 WIB.
Bagian depan lokasi ditutup tirai potongan bambu sehingga tidak terlihat secara langsung dari jalan raya. Ada beberapa orang yang tampak melihat papan berisi angka-angka.
Ada juga yang tengah menulis di secarik kertas di atas meja di hadapan seorang wanita yang duduk di kursi kayu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/judi_20180207_200152.jpg)