Orangtua Wajib Tahu, 7 Cara Agar Anak Pemalu Bisa Lebih Percaya Diri
Psikolog pengembangan dari Children's National Health System, Michael Mintz menjelaskan cara agar anak tak jadi pemalu dan lebih Percaya Diri
TRIBUNJATENG.COM - Setiap anak tidak selalu mudah untuk berteman dengan orang baru. Banyak anak mengalami kesulitan menjalin keakraban dengan teman sebayanya.
Namun, orangtua tak perlu khawatir. Psikolog pengembangan dari Children's National Health System, Michael Mintz menjelaskan tentang persoalan ini.
Dia mengatakan, proses anak-anak mengalami rasa malu dimulai jauh sebelum anak bisa bicara dengan orang lain.
Hal itu kemudian mengakar dari usia bayi saat anak belajar mengenali lingkungan di sekitarnya.
Mintz juga menjelaskan, bagaimana keamanan emosional berperan besar dalam terciptanya tendensi rasa malu.
Bantulah anak untuk menghadapi dan memahami kecenderungan tersebut sejak dini.
Sehingga, anak bisa mengatasi rasa malunya di kemudian hari.
Lalu, bagaimana memulai prosesnya?
1. Mencari tahu darimana label ' pemalu' berasal
Mintz menyarankan agar para orangtua mengevaluasi kembali dari mana label malu yang dialami anak-anak mereka berasal.
"Penting untuk tidak melabeli anak sebagai 'anak pemalu'."
"Pada usia pra-sekolah, kita bisa membantu mereka mengungkapkan perasaan dengan membicarakan apa perasaan mereka saat bertemu dengan orang-orang asing," kata Mintz.
Daripada melabeli anak sebagai 'anak pemalu', lebih baik orangtua membantu anak memahami perasaan mereka pada situasi-situasi tertentu.
2. Hindari penghakiman
Ketika anak tidak berinteraksi dengan orang lain, hindari untuk menghakimi mereka. Ini sangatlah penting.
Menurut Mintz, orangtua harus menghindari penghakiman terhadap rasa malu mereka. Misalnya, dengan justru membuat anak malu.
Lebih baik orangtua membantu anak untuk mengenali apa yang dirasakannya tanpa menghakimi si anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-anak-pemalu-atau-kurang-percaya-diri.jpg)