Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Orangtua Wajib Tahu, 7 Cara Agar Anak Pemalu Bisa Lebih Percaya Diri

Psikolog pengembangan dari Children's National Health System, Michael Mintz menjelaskan cara agar anak tak jadi pemalu dan lebih Percaya Diri

Editor: m nur huda
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi anak pemalu atau kurang percaya diri 

Salah satu caranya adalah bercerita kepada mereka bahwa kita sebagai orangtua terkadang juga merasakan malu.

Doronglah anak untuk tak ragu berbagi cerita. Kita bisa membantu mereka memahami apa yang kita lakukan ketika kita merasa malu.

"Ketika aku merasa malu, aku mencoba untuk tersenyum dan melambaikan tangan meskipun aku merasa tidak ingin bicara apa-apa," ujar dia.

3. Memahami kecenderungan hubungan anak

Seiring bertumbuhnya usia anak, mereka akan mulai berinteraksi dengan orang lain.

Mintz menjelaskan, memahami ekspektasi bagaimana anak berhubungan dengan orang lain adalah hal penting.

Misalnya, anak-anak biasanya senang ketika bertemu anak-anak lainnya.

Ketika kamu melihat reaksi itu pada anakmu, cobalah mendekati mereka atau mengajak bermain permainan sederhana.

"Pada waktu berikutnya, anak akan cenderung langsung berbaur dengan anak-anak lain ketika melihat aktivitas sejenis," kata Mintz.

Meski begitu, anak-anak biasanya enggan berbaur pada bentuk permainan bolak-balik. Setidaknya, jika tanpa fasilitas orangtua.

4. Membantu anak berteman

Interaksi orang dewasa juga memiliki peran penting.

Mintz menyarankan agar orangtua membuat suasana familiar yang menyenangkan ketika mengajari anak berinteraksi dengan orang lain.

"Ketika anak malu, seringkali kita melihat mereka menghindari interaksi dengan anak lainnya atau orang dewasa yang tidak dikenalnya."

"Hal ini biasa terjadi, misalnya pada kelompok bermain anak-anak," kata Mintz.

Penulis The Emotionally Health Child sekaligus pelatih orangtua di GrowingHappyKids.com, Maureen Healy setuju soal membuat suasana sekitar menjadi nyaman bagi anak, adalah kunci.

Ia menyarankan agar orangtua bisa menemukan aktivitas yang disukai anak, dan membantu mereka untuk terlibat dengan anak lain.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved