40 Kampus Ikuti National University Debating Championship 2019 di Universitas Ngudi Waluyo
Bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional memang menjadi sebuah keharusan di era globalisasi.
Dalam waktu lomba debat membutuhkan waktu sekitar satu jam tiga puluh menit.
Kepala Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Lembaga Layanan Dikti Wilayah 6 Jawa Tengah, Sumarno mengatakan NUDC merupakan kejuaraan debat yang diadakan setiap tahun dengan tujuan menjaring tim debat yang handal di perguruan tinggi untuk diiikutkan dalam kejuraan di NUDC tingkat nasional.
“Melalui NUDC kemampuan peserta kita uji dengan beberapa materi debat yang aktual. Diantaranya mengenai isu yang mutakhir saat ini, selain materi ilmu pengetahuan untuk membentuk soft skill mahasiswa. Tidak hanya handal secara analikal juga harus memiliki skill bahasa Inggris yang baik. Kejuaraan ini menggunakan bahasa Inggris.”
Peserta yang mengikuti kejuaraan ini, lanjut Sumarno, oleh masing-masing PT sebelumnya dijaring dari kompetisi tingkat kampus setempat.
Setiap kampus saat ini sudah memiliki komunitas debating yang memudahkan pihak kampus untuk menyeleksi mahasiswa yang masuk tim yang akan dikirim.
Setiap tim peserta NUDC terdiri atas 3 mahasiswa.
“Kejuaraan NUDC kita gelar secara ketat menggunakan juri yang sudah memiliki sertifikat khusus untuk kejuaraan ini. Keistimewaan dari kejuaraan ini mahasiswa yang menjadi juara selama ini mudah sekali mendapatkan pekerjaan. Perusahaan maupun instansi banyak yang membutuhkan kemampuannya karena sudah teruji di NUDC,” tambahnya.
Dari 9 tim yang akan dikirim ke level nasional yakni Undip, UNS, Unsoed, Udinus Semarang, Unissula Semarang, Unika Semarang, UPGRIS Semarang, Universitas Surakarta (Unsa) dan Unnes Semarang.
Tim yang menyandang gelar juara 1-4 berturut-turut adalah UNDIP, UNS, Unsoed dan Udinus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/nudc-ngudi-waluyo.jpg)