Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

UIN Saizu Gelar Rapim Diperluas, Bahas Kebijakan WFH hingga Strategi PMB 2026

UIN Saizu bahas kebijakan WFH mulai 1 Mei 2026 dan strategi percepatan PMB melalui Rapim diperluas.

Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
UIN Saizu bahas kebijakan WFH mulai 1 Mei 2026 dan strategi percepatan PMB melalui Rapim diperluas. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO -  Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Diperluas di Ruang Pertemuan K.H.A. Wahid Hasyim, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Selasa (28/4/2026).

Agenda ini menjadi forum strategis untuk membahas kebijakan terbaru serta penguatan langkah institusi menghadapi berbagai agenda penting tahun 2026.

Rapim diperluas dipimpin Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, dan dihadiri jajaran pimpinan, mulai dari Wakil Rektor, Kepala Biro AUPK, para dekan, Direktur Pascasarjana, ketua lembaga, Ketua SPI, hingga pimpinan unit kerja lainnya.

Dalam arahannya, Prof. Ridwan menegaskan bahwa Rapim kali ini fokus pada tindak lanjut Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 7 Tahun 2026.

Edaran tersebut mengatur pelaksanaan tugas kedinasan Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus mendorong percepatan transformasi tata kelola pemerintahan di lingkungan Kementerian Agama.

Sebagai implementasinya, UIN Saizu akan menerbitkan edaran rektor terkait kebijakan Work From Home (WFH) yang mulai diberlakukan pada Jumat, 1 Mei 2026.

Rektor menekankan bahwa WFH bukan berarti libur atau kesempatan memperpanjang akhir pekan.

Seluruh pegawai tetap wajib menjalankan tugas dari rumah dengan pengawasan langsung oleh pimpinan unit kerja masing-masing.

“Setiap aktivitas selama WFH harus dilaporkan dalam Laporan Capaian Kinerja Harian (LCKH) dan disertai dokumentasi kegiatan,” tegasnya.

Selain membahas kebijakan internal, Rapim diperluas juga menyoroti perkembangan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026 yang kini memasuki dua jalur tersisa, yakni UM-PTKIN dan Jalur Mandiri.

Rektor bersama jajaran pimpinan melakukan evaluasi terhadap jumlah calon mahasiswa yang telah melakukan registrasi, sekaligus merumuskan strategi percepatan capaian target PMB.

Promosi dinilai harus dilakukan secara lebih masif, baik melalui kanal digital maupun pendekatan langsung di lapangan.

Wakil Rektor I UIN Saizu Purwokerto, Prof. Suwito, dalam paparannya mengulas capaian PMB UIN Saizu sejak 2003 hingga 2026 melalui berbagai jalur seleksi, seperti SPAN-PTKIN, SNBP, UM-PTKIN, SNBT, hingga Jalur Mandiri.

Ia juga memaparkan timeline PMB 2026 serta menegaskan pentingnya optimalisasi waktu yang tersisa.

“Kita masih memiliki peluang untuk meningkatkan jumlah pendaftar. Promosi harus terus digencarkan dengan strategi jemput bola hingga penutupan jalur mandiri,” ujarnya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved