Intip Ketan, Kudapan Khas Kudus Yang Dijual Hanya saat Jelang Ramadan
Rasanya gurih dan sedikit manis. Kudapan ini menjadi sangat spesial karena tidak setiap hari bisa dijumpai.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: galih pujo asmoro
Sebab, menurutnya, dia ingin menjaga kekhasan intip ketan.
Pasalnya, sudah sejak lama intip ketan merupakan makanan yang hanya bisa ditemui saat Dandangan.
“Jadi, hari biasa ada yang ingin intip ketan ditahan dulu sampai Dandangan tiba,” lanjutnya.
Ibu tiga anak itu sudah sejak lima tahun terakhir menjajakan intip ketan di arena Dandangan.
Keahliannya membuat intip didapat dari ibunya.
Semula, dia hanya membantu sang ibu.
Namun, semenjak ibunya meninggal, kini dia membuka lapak sendiri dengan dibantu suami dan anaknya.
“Saat ini sudah banyak yang paham. Bahkan ada pembeli langganan saat Dandangan,” ucap dia.
Salah satu pelanggan intip ketan yaitu Harry Pujo (41).
Menurutnya, momen Dandangan merupakan kesempatan berbutu intip.
Bahkan hampir setiap hari saat Dandangan tiba, dia menyisihkan waktu untuk datang ke lapak Prapti demi menikmati intip.
“Rasanya khas. Enak dan gurih. Apalagi saat masih hangat,” katanya. (Rifqi Gozali)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/intip-ketan.jpg)