Mahfud MD Pernah Cicipi Minuman Olahan Kolang Kaling Milik Nurpujirahayu
Kolang-kaling, siapa yang tidak kenal buah berwarna putih dengan tekstur sedikit kenyal ini.
Penulis: Adelia Sari | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Kolang-kaling, siapa yang tidak kenal buah berwarna putih dengan tekstur sedikit kenyal ini.
Kolang-kaling selalu ada di minuman es buah, terlebih saat bulan puasa seperti ini.
Di Kota Semarang, terdapat satu daerah yang menjadi sentra pengolahan buah aren ini yaitu di Desa Jatirejo, Kecamatan Gunungpati.
Terdapat 12 industri rumahan yang mengolah kolang-kaling dari pengupasan sampai siap jual.
Namun, kolang kaling tak hanya bisa dibuat sebagai isian es canpur atau es buah saja.
Ditangan kreatif Nurpujirahayu (56), warga Jatirejo, kolang kaling diubah menjadi olahan yang inovatif.
Mulai dari manisan kolang-kaling, selai kolang-kaling, minuman kolang-kaling, coklat hingga kue pie kolang-kaling.
"Desa kami, Jatirejo kan sentra pengolahan kolang-kaling, nah pas lagi sepi atau tidak puasa penjualan sepi sehingga banyak yang dibuang, dari situ kami mempunyai ide bagaiman membuat produk kolang kaling itu terus berkelanjutan dan akhirnya kita berinovasi dengan manisan, coklat, pie, selai dan minuman kolang-kaling," ucap wanita yang akrab disapa Puji itu, Kamis (16/5/2019).
Tidak hanya inovatif, olahan kolang-kaling Puji juga tergolong sehat karena tidak menggunakan bahan pengawet dan pewarna.
Ia menggunakan gula asli, sirup rumahan hingga pewarna alami.
"Selain sehat karena tidak meggunakan bahan pengawet, kolang-kaling ini juga mengandung kolagen sehingga bagus untuk tulang dan orang tua seperti saya," lanjutnya.
Karena tidak menggunakan bahan pengawet, produk olahan ini hanya busa bertahan beberapa hari saja.
Sehingga Puji hanya memproduksi hanya sesuai pesenan saja.
Meskipun begitu, pelanggan olahan kolang-kaling Puji tak hanya berasal dari dalam kota saja, melainkan dari sejumlah wilayah di Indonesia.
Mulai dari Manado bahkan dari Malaysia hingga Singapura.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/nurpujirahayu.jpg)