Akan Bangun GOR, Pemkab Pekalongan Ajukan Dana Rp 30 Miliar ke Pemerintah Pusat

Guna meningkatkan mutu para atlet, Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan mengusulkan pembangunan Gedung Olah Raga ke Pemerintah Pusat.

Akan Bangun GOR, Pemkab Pekalongan Ajukan Dana Rp 30 Miliar ke Pemerintah Pusat
Tribun Jateng/Dro
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi memberikan sambutan pada saat menghadiri pemberian bonus kepada atlet dan pelatih peraih medali di ajang Porprov Jateng 2018, di Wars Coffee and Resto, Sabtu (25/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Guna meningkatkan mutu para atlet, Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan mengusulkan pembangunan Gedung Olah Raga ke Pemerintah Pusat.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi usai memberikan bonus kepada atlet dan pelatih peraih medali di ajang Porprov Jateng 2018, di Wars Coffee and Resto Kajen, Sabtu (25/5/2019).

Bupati Asip mengatakan Pemkab Pekalongan tengah mengusulkan pembangunan gedung olahraga (GOR) di Desa Madukaran, Kecamatan Kedungwuni.

"Lokasi GOR ini direncanakan bersebelahan dengan Gedung UMKM dan anggaran untuk pembangunan GOR tersebut sekitar Rp 30 miliar,"kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi kepada Tribunjateng.com.

Menurutnya lahan dan desain pembangunan GOR sudah ada, tinggal mencari skema pembiayaannya.

"Sudah jadi semua, tinggal kita mencari skema pembiayaannya. Tanah sudah ada, gambar sudah jadi, dan tengah kita usulkan ke pemerintah pusat. Mudah-mudahan ini kita dapat bantuan dari pemerintah pusat, tapi ini kita siapkan beberapa skemanya untuk pendanaannya,"ujarnya.

Selain rencana membangun GOR, Pemda juga berencana merevitalisasi Stadion Widya Mandala Krida Kedungwuni.

"Merevitalisasi stadion dalam jangka waktu menengah panjang karena itu menjadi keharusan bagi kita. Jadi sarana prasarana kita tingkatkan,"ungkapnya.

Pemkab Pekalongan juga akan membuka cabang olahraga berkuda yang lapangannya dipusatkan di Desa Kedungpatangewu, Kecamatan Kedungwuni.

"Kabupaten Pekalongan juga akan membuka cabang olahraga Pordasi, Persatuan Olahraga Berkuda, di Desa Kedungpatangewu, Kecamatan Kedungwuni. Pacuan ini akan kita launching habis Lebaran,"jelasnya.

Asip menambahkan untuk atlet peraih medali emas mendapatkan bonus Rp 50 juta, peraih medali perak Rp 30 juta, dan atlet peraih medali perunggu mendapatkan bonus Rp 20 juta.

"Untuk pelatih yang atletnya berhasil meraih medali emas mendapat bonus Rp 20 juta, pelatih dengan medali perak Rp 15 juta, dan pelatih dengan medali perunggu dapat bonus Rp 12,5 juta,"tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved