Putri Haya Kabur Bawa Rp 555 Miliar, Penguasa Dubai Ini Anggap Istrinya Seorang Pengkhianat
Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, penguasa Dubai dan bagian dari orang terkaya di dunia, telah menulis sebuah puisi kemarahan.
TRIBUNJATENG.COM - Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, penguasa Dubai dan bagian dari orang terkaya di dunia, telah menulis sebuah puisi.
Sayangnya itu adalah puisi penuh amarah yang mencela pengkhianatan istrinya, Putri Haya binti Al Hussein, anak dari Raja Hussein dari Yordania yang kabur dari Uni Emirat Arab (UEA).
Putri Haya melarikan diri ke Eropa dengan putra mereka Zayed (7) dan putri Al Jalila (11).
Tak hanya itu, dia juga kabur dengan membawa uang £31 juta atau setara Rp 555 miliar.
Dilansir dari The Daily Beast, diyakini bahwa Haya awalnya mencari suaka di Jerman.
Sumber-sumber media juga mengatakan, permohonannya telah disetujui secara prinsipal.
Namun, dia juga dikatakan mencari perlindungan di Inggris dan menyatakan lebih suka tinggal di London.
Putri Haya saat ini dikabarkan tengah berada di lokasi rahasia.
Sementara itu, baru-baru ini sang pangeran, Syekh Mohammed mengunggah puisi amarah di Instagramnya.
Puisi tersebut disinyalir menjadi ungkapan hati sekaligus sindiran yang ditujukan kepada istrinya.
Berjudul "Kau Hidup dan Kau Mati," puisi itu adalah renungan pengkhianatan.
"Kau pengkhianat, kau telah mengkhianati kepercayaan paling berharga, dan permainanmu telah tersingkap. Hari-hari berbohongmu telah habis dan tak penting lagi apa kita sebelumnya dan siapa kamu sebenarnya."
Kabarnya, Syekh Mohammed didorong oleh putra sulungnya untuk menulis puisi.
Putranya ini adalah anak dari pernikahannya dengan istri pertamanya yang dilaporkan memiliki rasa permusuhan yang besar terhadap Haya.
Hal itu karena Syekh Mohammed meninggalkan istri terdahulunya ketika dia menikahi Haya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/istri-penguasa-dubai-kabur.jpg)