Gerindra Butuh Berapa Kursi Menteri? Jawaban Fadli Zon Bikin Mardani Ali Sera Terkekeh
Politukus Gerindra, Fadli Zon menjawab pertanyaan Karni Ilyas soal jatah kursi di kementerian kabinet Jokowi 2019-2024.
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
Fadli Zon lantas ditanya oleh Karni Ilyas.
"Gerindra butuh berapa kursi?" tanya Karni Ilyas.
Tampak Mardani Ali Sera tertawa.
Fadli Zon lantas memberikan jawaban.
"Bang Karni kita tidak ingin berandai-andai, kita harus melihat lebih dalam dari hal itu, kalau membutuhkan power sharing, seharusnya power sharing itu mereflkesikan kekuatan yang ada di koalisi adil makmur, tapai kalau tidak ya tidak masalah, kita kan sistemnya presidensialisme, jadi yang mennetukan presiden dan wakil presiden," ujarnya.
Fadli Zon lantas mengatakan seharusnya dalam pembentukan kabinet diperlukan orang yang memiliki kapastitas kapabilitas di bidang masing-masing karena permasalahan bangsa ini begitu berat.
Koalisi Adil Makmur yang mengusung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menjadi Capres Cawapres di Pilpres 2019 resmi dibubarkan hari ini, Jumat (28/6/2019).
Begitu juga dengan Badan Pemenangan Nasional ( BPN) yang dinyatakan bubar hari ini setelah dilakukan pertemuan di kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh pimpinan Partai Koalisi Adil Makmur serta tim BPN.
Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzzani menyampaikan beberapa amanat dari Prabowo Subianto dalam pertemuan yang berlangsung sejak siang hari tadi.
"Pertemuan pada hari ini Partai Koalisi Adil Makmur Pengusung Prabowo-Sandi dalam pilpres 2019 diselenggarakan atas undangan dari capres Pak Prabowo dan pak Sandi. Pertemuan berlangsung sejak pukul 14.30 WIB sampai magrib," ungkapnya dalam tayangan acara CNN Indonesia yang diunggah di channel YouTube, Jumat (28/7/2019).
Ia menjelaskan, pertemuan berlangsung akrab dan hangat.
Masing-masing pimpinan Partai Koalisi Adil Makmur menyampaikan pandangan tentang hubungan dan kerajasama ke depan paska putusan Mahkamah Konstitusi.
"Prabowo menyampaikan ucapan terima kasih kepada partai koalisi, yakni PKS, PAN, Demokrat dan Berkarya. Kepercayaan ini bagi beliau sadalah sebuah kekuatan besar dan amanah yang besar, dan menjadi kepercayaan luar bisa dari partai-partai untuk menajdi capres-cawapres," kata Ahmad Muzzani.
Prabowo bahkan mengucapkan terima kasih yang berulang-ulang kepada Partai Koalisi Adil Makmur serta kepada tim BPN.