Gerindra Butuh Berapa Kursi Menteri? Jawaban Fadli Zon Bikin Mardani Ali Sera Terkekeh
Politukus Gerindra, Fadli Zon menjawab pertanyaan Karni Ilyas soal jatah kursi di kementerian kabinet Jokowi 2019-2024.
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
Selain itu, Prabowo Subianto juga menyampaikan permintaan maafnya kepada para parta koalisi serta pendukungnya yang sampai kemarin masih memberikan dukungan yang begitu besdar.
"Beliau merasa bahwa perjuangan yang besaer tidak kalah, upaya kita untuk mencapai pada titik kebenaran kemudian sudah diputuskan oleh MK, dan kita harus patuh terhadap keputusan MK," tutur Muzzani.
Prabowo juga merasa kalau perjuangan belum selesai.
Ia meminta kepada partai koalisi serta pendukungnya untuk ikut memajukan bangsa dan negara.
Ia juga berharap agar hubungan dan komunikasi tetap terjalin meskipun dalam suasana non formal.
Ahmad Muzzani pun mengumumkan kalau Koalisi Adil Makmur resmi dibubarkan, begitu juga dengan BPN.
"Sebagai sebuah kaoalsi yang mengusung capres dan cawapres dalam pemilu, tugas Koalisi Adil Makmur dianggap selesai. Oleh karena itu sejak saat ini beliau mengucapkan terima kasih dan Koalisi Adil Makmur dianggap selesai. Begitu juga dengan BPN selesai," ucapnya.
Ahmad Muzzani mengatakan, Prabowo menyerahkan kembali mandat capres cawapres kepada parai koalisi, dan menyerahkan kepada masing-masing partai untuk menentukan keputusan politiknya.
"Beliau menghormati semua dan mempersilahkan partai politik untuk mengambil langkah politik masing-masin," ucapnya. (*)
• Karni Ilyas Langsung Bantah Pernyataan Ferdinand Hutahaean Soal Kecurangan, Nada Suaranya Tinggi
• Ini Pesan Terakhir Retno, Korban Meninggal Kecelakaan Tabrak Lari di Overpass Manahan Solo
• Perampok Balaraja Ditangkap Berkat CCTV, Polresta Solo Bisa Ungkap Tabrak Lari di Overpass Manahan?
• Kejamnya Penabrak Retno di Overpass Manahan, Hari : Saya akan Cari Sampai Ketemu