Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Anak Sudah Besar Masih Suka Ngompol? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Enuresis

Enuresis merupakan ketidaksanggupan mengontrol pengeluaran air seni tanpa terkendali atau ngompol yang terulang.

Tayang:
Editor: abduh imanulhaq
IST
Ilustrasi Enuresis atau gangguan ngompol 

Oleh: Priscilla Titis Indiarti, S.Psi, M.Si, Dosen Prodi Psikologi Universitas Nasional Karangturi

SERINGKALI seorang ibu merasa resah ketika anaknya yang sudah berusia lima tahun masih sering mengompol saat tidur siang atau malam hari.

Mengompol adalah proses mengeluarkan air seni secara normal, tetapi terjadi pada waktu dan tempat yang tidak tepat seperti kencing di celana atau tempat tidur.

Setiap anak pasti pernah mengalami fase “mengompol” dan ketika usia kira-kira tiga tahun masih termasuk normal.

Anak pada usia tersebut secara fisik masih belum dapat mengontrol kandung kemih dengan baik sehingga orangtua harus mengajarkan toilet training untuk menjadi kebiasaan anak bisa kencing atau buang air kecil ke toilet. 

Priscilla Titis Indiarti, S.Psi, M.Si, Dosen Prodi Psikologi Universitas Nasional Karangturi
Priscilla Titis Indiarti, S.Psi, M.Si, Dosen Prodi Psikologi Universitas Nasional Karangturi (IST)

Prodi Psikologi Universitas Nasional Karangturi juga membahas hal tersebut lebih lanjut untuk kita dapat memahami apa yang dialami anak dari aspek psikologis dan fisik.

Ketika menjelang tidur anak minum, melompat-lompat, tidak kencing dulu sebelum tidur atau malas bangun ketika tahu ingin kencing sehingga kemungkinan mengompol lebih besar.

Sedangkan mengompol dikatakan sebagai gangguan jika anak mengompol sudah lebih dari lima tahun yang disebut dengan istilah enuresis.

Enuresis merupakan ketidaksanggupan mengontrol pengeluaran air seni tanpa terkendali atau mengompol yang terulang.

Anak enuresis tidak mengalami gangguan yang bermakna baik dari segi penampilan fisik maupun intelektual dan umumnya tidak ada perbedaan dengan anak normal yang lain. Yang menjadi pembeda anak enuresis hanya tidak dapat menahan kencing pada saat tidur.

Anak dan orangtua perlu diyakinkan bahwa enuresis adalah hal yang biasa dan tidak serius.

Anak seharusnya tidak disalahkan dan tidak seharusnya dihukum.

Sekitar 10-15 persen anak usia lima tahun yang pada umumnya laki-laki dan mengompol pada saat tidur nyenyak.

Lebih dari separuh dapat diatasi hingga usia delapan tahun tanpa bantuan atau terapi khusus.

Enuresis yang sering terjadi pada anak usia delapan sampai sepuluh tahun menandakan kurangnya konsep diri atau masalah psikologis lainnya (Community Paediatrics Committee, 2005).

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved