Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dinas Peternakan Karanganyar Pastikan Hewan Kurban yang Dijual Dalam Kondisi Sehat

Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Peternakan (Disnakan) Kabupaten Karanganyar melakukan pengecekan kelayakan hewan kurban.

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Pihak Disnakan Karanganyar saat melakukan tetes mata kepada kambing yang mengalami sakit mata. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Peternakan (Disnakan) Kabupaten Karanganyar melakukan pengecekan kelayakan hewan kurban.

Disnakan menerjunkan dokter hewan dan petugas dari kecamatan.

Pemeriksaan tersebut dilakukan serentak di 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Plt Kepala Disnakan Karanganyar, Siti Maesaroh mengatakan, pemeriksaan ini untuk memastikan hewan kurban yang akan disembelih dalam kondisi sehat, tidak mengandung penyakit menular dan layak disembelih pada saat Hari Raya Idul Adha.

Mereka melakukan pengecekan di sejumlah tempat penjualan kambing kurban yang berada di Kelurahan Jungke Kecamatan Karanganyar dan ternak sapi yang berada di Badran Baru Desa papahan Kecamatan Tasikmadu.

"Beberapa tempat insyaallah baik.

Cuma ada beberapa agak kurus tapi sehat.

Kita memberikan edukasi kepada masyarakat, yang baik itu hewan yang kita beri Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH)," kata Siti Maesaroh kepada para wartawan, Rabu (7/8/2019).

Siti mengungkapan, adapun dari hasil pemeriksaan, ada kambing yang mengalami sakit mata atau radang mata, akan tetapu itu masih ditolerir dan itu masih halal.

"Kalau pengobatan dengan injeksi sehingga masuk ke dalam peredaran darah tidak diperbolehkan.

Harus ada jeda setelah pengobatan 2 minggu, karena masih ada residu.

Kalau misalkan hari ini diinjeksi besok disembilih masih ada obatnya," ungkapnya.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk membeli hewan kurban dalam kondisi sehat dan cukup umur.

Serta menggunkan prinisip Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

Selain itu ia juga mengimbau kepada masyarakat supaya tidak memotong betina yang masih produktif.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved