Kurban 4 Sapi dan 9 Kambing, Pembagian Daging di SMP IT PAPB Semarang Gunakan Besek

Perwali Semarang Nomor 27 Tahun 2019 tentang Pengendalian Penggunaan Plastik oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, mulai diaplikasikan.

Kurban 4 Sapi dan 9 Kambing, Pembagian Daging di SMP IT PAPB Semarang Gunakan Besek
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Pembagian daging kurban di SMP IT PAPB Semarang menggunakan besek, Minggu (11/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Peraturan Wali Kota (Perwali) Semarang Nomor 27 Tahun 2019 tentang Pengendalian Penggunaan Plastik oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, telah diaplikasikan.

Baik oleh institusi negeri maupun swasta.

Kurangi Limbah Plastik, Warga Semarang Bagikan Daging Kurban Dikemas dalam Besek dan Daun Jati 

Salah satunya dipraktikkan oleh SMP IT PAPB Semarang yang tak menggunakan plastik dalam pembagian daging kurban saat Hari Raya Iduladha, Minggu (11/8/2019).

Sebagai gantinya, SMP tersebut menerapkan penggunaan daun jati dan besek.

Adapun pada Hari Raya Kurban ini, SMP tersebut menyembelih 4 ekor sapi dan 9 ekor kambing.

Wali Kota Semarang Imbau Gunakan Besek untuk Bagi Daging Kurban pada Masyarakat

Ramelan, Kepala SMP IT PAPB menjelaskan, penggunaan besek karena adanya instruksi dari Wali Kota Semarang.

Selain itu, penggunaan besek karena program Adiwiyata Tingkat Nasional yang diikuti SMP IT PAPB.

Program SMP IT PAPB dalam program itu yakni pengurangan penggunaan plastik di area sekolah.

Panitia Kurban Diminta Hindari Penggunaan Kantong Plastik, Lebih Baik Besek Sebagai Wadah Daging

"Karena untuk adiwiyata, kami maju tingkat nasional. Kami berusaha mengurangi penggunaan plastik," paparnya.

Ramelan mengaku biaya penggunaan besek lebih mahal dibandingkan plastik.

Yang sebenarnya pula lebih simpel.

Video Polisi Tembak Kerbau Kurban yang Ngamuk di Kudus

Tetapi, menurutnya penggunaan plastik akan membawa dampak buruk bagi lingkungan.

"Plastik tak bisa terurai, sedangkan besek yang dilapisi daun jati bisa. Sifatnya lebih ramah lingkungan," paparnya.

Pihaknya pun menyiapkan sekitar 500 besek untuk mendistribusikan daging kurban kepada mereka yang membutuhkan.

Bagong Sapi Kurban Presiden Jokowi Mengamuk, Pantia di Masjid Agung Solo Kewalahan

"Kami juga mengajarkan para siswa kami untuk meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan, lewat cara memberikan daging kurban ke fakir miskin," paparnya. (Akbar Hari Mukti)

Sapi Kurban di Karanganyar Lepas Lalu Terjun ke Sungai, Tidak Bisa Naik Disembelih di Tempat

Wali Kota Hendi Apresiasi Warga Semarang yang Bagikan Daging Hewan Kurban tanpa Menggunakan Plastik

Penulis: akbar hari mukti
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved