PT Kereta Api Indonesia Tawarkan Sejumlah Asetnya untuk Dikelola Pihak Swasta

Corporate Deputy Director of Assets Development PT KAI , Suharjono, menyebutkan sejumlah aset PT KAI, ditawarkan untuk dikelola pihak ketiga.

PT Kereta Api Indonesia Tawarkan Sejumlah Asetnya untuk Dikelola Pihak Swasta
TRIBUN JATENG/HESTY IMANIAR
Corporate Deputy Director of Assets Development PT KAI, Suharjono, menyebutkan, jika sejumlah aset PT KAI, ditawarkan untuk dikelola. 

TRIBUNJATENG.COM - Corporate Deputy Director of Assets Development PT KAI (PT Kereta Api Indonesia), Suharjono, menyebutkan, jika sejumlah aset PT KAI, ditawarkan untuk dikelola.

Hal itu, disampaikan dalam pertemuan Public Exspose bersama dengan sejumlah pebisnis, yang bertema 'Kerjasama Optimalisai Aset dan Angkutan Barang Wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta', di PO Hotel, yang ada di Jalan Pemuda, Semarang, Rabu (14/8).

Pada acara yang dihadiri sejumlah tamu undangan, dari atar belakang, seperti pelaku bisnis, pengusaha, dan para investor di Jateng dan DIY itu,  Suharjono menyebut aset PT KAI ditawarkan untuk dilakukan kerjasama kepada pelaku bisnis.

"Aset PT KAI banyak yang bisa dimaksimalkan. Yang sudah dilakukan kerjasama dengan kita, yakni  di Jakarta dan Jabodetabek. Disana kita kerjasamakan dengan 13 lokasi. Kita buka peluang kepada para mitra bisnis terutama di sektor properti untuk memaksimalkan aset negara yang ada di PT KAI," bebernya.

Asosiasi Kaligrafi dan Chinese Painting Semarang Akan Pamerkan 300 Karya Kaligrafi dari 33 Negara

Dia pun menyakinkan, bahwa jika kerjasama itu terjadi di Jateng dan DIY, maka cara tersebut, bisa meningkatkan pendapatan PT KAI, di sisi non angkutan, yang sekaligus, klaimnya, juga pendapatan negara.

Untuk Daop IV Semarang, pihaknya fokus mengembangkan aset di sekitar Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Poncol.

Apalagi area tersebut merupakan satu kawasan, dengan lokasi Kota Lama, yang kini menjadi destinasi wisata unggulan di Kota Semarang.

Selain Daop IV Semarang, ada juga Daop 5 Purwokerto, dan Daop 6 Yogyakarta, yang masih 
sangat berpotensi untuk dikembangkan.

Sehingga, aset-aset PT KAI yang ada di Jateng dan DIY bisa dimaksimalkan fungsionalnya.

"Dengan begitu, kami buka peluang seluas-luasnya kepada semua mitra untuk mengembangkan, bisa dijadikan sebagai hunian, pusat perbelanjaan, ataupun pendukung area wisata," ujarnya.

Pengadilan Tipikor Semarang Gelar Sidang Tuntutan Kasus Penyelewengan Kredit Bank Jateng Ambarawa

Halaman
12
Penulis: hesty imaniar
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved