Terkadang Susah Dikonsumsi, Ternyata Buah Ini Mampu Hambat Pertumbuhan Sel Kanker di Tubuh
Delima rupanya mengandung bahan kimia yang dapat memperlambat perkembangan pengerasan pembuluh darah dan berguna untuk melawan sel kanker.
TRIBUNJATENG.COM - Delima, buah berwarna merah ranum ini jarang dikonsumsi karena selain sulit ditemukan.
Juga karena pula membutuhkan banyak usaha untuk memakannya.
Untuk mengonsumsi delima, haruslah bersabar mengupas setiap bijinya.
Belum lagi warna merahnya, bisa membuat tangan dan pakaian kotor.
Meskipun sulit, ternyata buah delima memiliki banyak manfaat kesehatan dan digunakan sebagai obat.
Hal ini karena delima kaya akan antioksidan.
Seperti polifenol, tanin, dan antosianin.
Buah delima juga memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi dari jus cranberry maupun teh hijau.
Tak hanya itu, delima rupanya mengandung bahan kimia yang dapat memperlambat perkembangan aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah dan berguna untuk melawan sel-sel kanker.
Melansir laman Cleveland Clinic dan WebMD, manfaat kesehatan lainnya yang bisa didapatkan dari buah delima, yaitu.
Meningkatkan kesehatan jantung
Antioksidan dalam buah delima dapat membantu menjaga kolestrol jahat penyebab penumpukan plak di pembuluh darah.
Studi yang dilakukan pada tikus percobaan di laboratorium, membuktikan delima mampu menurunkan aterosklerosis.
Aterosklerosis adalah penumpukan lemak, kolesterol, dan zat-zat lain dalam dinding arteri, yang dapat membatasi aliran darah.
Selain itu, delima juga dapat meningkatkan aliran darah ke jantung pada penderita penyakit jantung koroner iskemik (PJK).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ali-bin-abi-thalib.jpg)