Semakin Rusak Lingkungan, Pemerintah Pasang Spanduk Himbauan Penambangan Liar di Kebumen

Makin maraknya penambangan pasir dan tanah liat secara liar untuk membuat genteng dan batu bata berdampak merusak lingkungan.

Semakin Rusak Lingkungan, Pemerintah Pasang Spanduk Himbauan Penambangan Liar di Kebumen
IST
Pemasangan spanduk larangan penambangan liar di Klirong Kebumen, Selasa (20/08/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Makin maraknya penambangan pasir dan tanah liat secara liar untuk membuat genteng dan batu bata berdampak merusak lingkungan.

Mengantisipasi kerusakan yang semakin parah, Pemerintah Desa Kedungwinangun didampingi Polsek Klirong dan Koramil membuat spanduk larangan penambangan liar di wilayahnya, Selasa (20/08/2019).

Kades dan Perangkat Desa Kedungwinangun Kecamatan Klirong didampingi Kapolsek Klirong AKP Diyono beserta anggota Koramil Serka Diliyanto melakukan pemasangan spanduk di tempat-tempat yang sering dilaksanakan penambangan secara liar.

TNI Polri di Kebumen Bantu Bangun Rumah Khozim Ali yang Hangus Terbakar

Ironis, Pelaku Pembunuhan Nurhikmah Mayat Dalam Karung di Tegal Malah Tertawa Saat Rekonstruksi

Tanggapi Nota Keuangan Perubahan APBD 2019 Pati, Laila Sebut Pengimpor Garam Malah Dapat Penghargaan

Driver Online se-Eks Karesidenan Pekalongan Minta Perlindungan Hukum Serta Penghapusan Zona Merah

Kapolsek Klirong AKP Diyono mengatakan kegiatan pemasangan spanduk larangan tersebut bertujuan agar para penambang pasir dan tanah liat tidak lagi beroprasi di wilayah Klirong.

"Kami mendampingi Pemerintah Desa Kedungwinangun memasang spanduk larangan agar nantinya para penambang pasir dan tanah liat di wilayah Kecamatan Klirong tidak lagi beroprasi, karena sangat berdampak buruk bagi lingkungan," ujar AKP Diyono.

Untuk pagi ini Pemdes Kedungwinangun memasang spanduk di 4 titik di Dukuh Pedana dan Grewing.

Larangan penambangan liar tersebut juga sudah diatur oleh Perdes Kedungwinangun No. 08/Perdes/2018, dan musyawarah tentang galian C Tgl 20/02/2019. (*)

Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved